Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Koalisi Buruh Migran Ungkap 149 WNI Tewas di Rumah Tahanan Imigrasi di Sabah Malaysia

Admin1 by Admin1
26/06/2022
in Internasional
0
Koalisi Buruh Migran Ungkap 149 WNI Tewas di Rumah Tahanan Imigrasi di Sabah Malaysia

Konsulat RI Tawau memfasilitasi pemulangan mandiri 151 WNI dari Tawau-Sabah, Malaysia menuju ke Nunukan-Kalimantan Utara. Sumber: dokumen KRI Tawau.

Jakarta – Tim investigasi Koalisi Buruh Migran Berdaulat menemukan fakta bahwa ada 149 warga negara Indonesia meninggal di rumah tahanan imigrasi di Sabah Malaysia dalam periode 1,5 tahun. Banyak dari WNI itu diduga tewas karena kondisi tahanan yang buruk dan penyiksaan.

“Angka yang sangat tragis,” kata Abu Mufakhir, dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat, dalam diskusi daring, Sabtu, 25 Juni 2022.

Abu yang masuk menjadi anggota Tim Pencari Fakta mengatakan sebanyak 101 WNI meninggal selama 2021. Sementara, 48 WNI lainnya meninggal pada periode Januari-Juni 2022.

Abu mengatakan banyak WNI yang diwawancarai tim membeberkan kondisi yang buruk di dalam tahanan. Salah satunya adalah para tahanan yang sakit tidak memiliki akses ke rumah sakit.

Menurut Abu, tim mendapatkan cerita seorang tahanan yang meninggal bernama Nathan, 40 tahun. Nathan meninggal pada Maret 2022. Nathan adalah seorang tunawicara dan down syndrome yang ditahan di blok karantina Tawau.

Abu menuturkan saat ditahan kondisi kesehatan Nathan terus memburuk. Kondisi itu sudah berulangkali dilaporkan ke petugas, namun tak digubris. Petugas hanya memberikan obat parasetamol. “Masih boleh tahan kah?” kata Abu meniru ucapan petugas.

Menurut Abu, Nathan baru dibawa ke rumah sakit ketika kondisinya sangat buruk dan hampir tidak bisa bergerak. Siang harinya Nathan sudah wafat. Abu mengatakan Nathan hanya satu contoh kasus tentang pengabaian kondisi kesehatan para tahanan.

“Kami menyimpulkan, seluruh depot tahanan imigrasi di Sabah dengan sengaja menelantarkan tahanan yang sakit dan tidak menyediakan pelayanan kesehatan tepat waktu,” kata dia.

Abu mengatakan isu layanan kesehatan bukan satu-satunya kondisi buruk di rumah tahanan di Sabah. Menurut Abu, tim juga menemukan adanya penyiksaan terhadap tahanan sampai menyebabkan meninggal. Selain itu, ada pula anak-anak yang terus ditahan meskipun orang tuanya sudah meninggal di dalam tahanan tersebut.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Klinik Aborsi di Amerika Mulai Tutup setelah Putusan Roe v Wade Dibatalkan

Next Post

Politikus Rusia Sebut London yang Pertama Dibom Jika Perang Dunia III Meletus

Next Post
Politikus Rusia Sebut London yang Pertama Dibom Jika Perang Dunia III Meletus

Politikus Rusia Sebut London yang Pertama Dibom Jika Perang Dunia III Meletus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

30/03/2026
Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

30/03/2026
Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

30/03/2026
Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

30/03/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

30/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

Koalisi Buruh Migran Ungkap 149 WNI Tewas di Rumah Tahanan Imigrasi di Sabah Malaysia

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com