Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Wanita Arab Saudi Dihukum 34 Tahun Penjara Gara-gara Cuitan di Twitter

Admin1 by Admin1
18/08/2022
in Internasional
0
Wanita Arab Saudi Dihukum 34 Tahun Penjara Gara-gara Cuitan di Twitter

Logo Twitter.[REUTERS]

Jakarta – Pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman 34 tahun penjara kepada seorang wanita karena aktivitasnya di Twitter. Menurut dokumen pengadilan, hukuman dijatuhkan terhadap Salma al-Shehab karena ia membantu para pembangkang yang berusaha mengganggu ketertiban umum di Arab Saudi. Putusan hukuman dilakukan pada 9 Agustus 2022.

Salma al-Shehab adalah seorang kandidat PhD di Universitas Leeds Inggris. Ia merupakan ibu dua anak. Sebagai bagian dari hukuman, ia juga dilarang bepergian ke luar negeri selama 34 tahun.

Dengan sekitar 2.600 pengikut di Twitter, Salma al-Shehab sering men-tweet tentang hak-hak perempuan di Arab Saudi yang merupakan negara Muslim Sunni konservatif itu. Hukuman dijatuhkan di tengah tindakan keras terhadap aktivis hak asasi manusia di negara Teluk yang kaya minyak tersebut. Banyak dari mereka telah dijatuhi hukuman penjara dan larangan bepergian.

Putusan hukuman terjadi kurang dari sebulan setelah kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Arab Saudi. Kunjungan itu dikritik karena Arab Saudi dikenal memiliki catatan hak asasi manusia.

Salma al-Shehab ditangkap di Arab Saudi pada Januari 2021 ketika dia sedang berlibur dari studinya di Inggris. Awalnya perempuan berusia 34 tahun itu dijatuhi hukuman enam tahun pada Juni, termasuk tiga tahun yang ditangguhkan dan larangan perjalanan dengan jangka waktu yang sama. Namun pengadilan banding menambah hukuman terhadap al-Shehab bulan ini. Ia dapat mengajukan banding dalam waktu 30 hari di pengadilan tertinggi kerajaan, menurut dokumen pengadilan.

Kelompok hak asasi yang berbasis di London, ALQST, mengecam putusan itu. Kelompok itu menggambarkan putusan terhadap al-Shehab sebagai hukuman penjara terpanjang otoritas Saudi untuk seorang aktivis damai. “Kalimat yang mengerikan ini membuat ejekan terhadap klaim otoritas Saudi tentang reformasi bagi perempuan dan sistem hukum,” kata Lina al-Hathloul, kepala komunikasi ALQST.

Seorang teman dekat Shehab yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan tidak percaya aktivitasnya di Twitter akan menyebabkan masalah. Dia mengaku terkejut dengan penangkapan Shehab.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, penguasa de facto kerajaan, telah dipuji karena memperkenalkan berbagai reformasi yang mendukung perempuan, seperti mencabut larangan mengemudi dan persyaratan untuk mengenakan jilbab. Namun reformasi itu disertai dengan tindakan keras terhadap aktivis hak-hak perempuan, bagian dari kampanye yang lebih luas melawan perbedaan pendapat.

Kasus yang membelit Shehab menyita perhatian pemerintah Amerika Serikat. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan sedang mempelajari kasus ini. “Melaksanakan kebebasan berekspresi untuk mengadvokasi hak-hak perempuan tidak boleh dikriminalisasi, itu tidak boleh dikriminalisasi,” ujarnya.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

BI Luncurkan 7 Uang Kertas Baru, Mulai Rp 1.000 sampai Rp 100.000

Next Post

Ohku,  Senjata Api dan Peluru Aktif Ditemukan di Penjara Aceh Timur

Next Post
Ditjen PAS Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Ohku,  Senjata Api dan Peluru Aktif Ditemukan di Penjara Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026
Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

24/08/2026
Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

24/08/2026
Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Wanita Arab Saudi Dihukum 34 Tahun Penjara Gara-gara Cuitan di Twitter

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com