Singkil – Menjelang 100 Hari kerja kepemimpinan Pj. Bupati Aceh Singkil, Marthunis minim prestasi, terutama dalam hal pelayanan informasi publik oleh PPID Kabupaten Aceh Singkil yang tak ada perubahan, Rabu, 05 Oktober 2022.
Berikut catatan yang dihimpun Reporter dari berbagai sumber terhadap kinerja Pj. Bupati Aceh Singkil, Marthunis sejak dilantik oleh Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki 21 Juli 2022 lalu.
Pertama, penaburan 5.000 ekor bibit ikan Nila di jalan Protokol Pulo Sarok yang dilakukan Pj. Bupati Aceh Singkil, Marthunis bersama beberapa SKPK pada 4 Agustus 2022, dengan dalih menjaga kebersihan dan penarik wisatawan diprediksi gagal total (Gatot). Penyebabnya karena sejumlah parit dikawasan tersebut dikabarkan pernah mengalami kekeringan.
Kedua, website PPID https://ppid.acehsingkilkab.go.id/ yang diharapkan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagaimana amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik diketahui hingga kini diduga kuat belum bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Hal itu berdasarkan percobaan pembuatan akun (mengaktivkan akun) yang dilakukan Reporter sebanyak beberapa kali pada website tersebut tapi tidak berhasil, dan dugaan itu didukung dengan penampakan angka 0 pada permohonan informasi artinya nihil permintaan informasi dari masyatakat kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui PPID.
Ketiga, tindaklanjut dari rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor B-2811/JP.01/08/2022 pada 5 Agustus 2022? Serta dugaan pelanggaran disiplin kepala BKPSDM inisial AH yang hingga kini menjadi tanda tanya.
Marthunis sejak dilantik pada 21 Juli 2022 oleh Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki telah memasuki sekitar 75 hari kerja, atau hampir memasuki 100 hari kerja memimpin Kabupaten Aceh Singkil. Dan sebagaimana diketahui bahwa 100 hari kerja merupakan waktu yang paling dominan dipilih para pemimpin suatu wilayah untuk mengumumkan prestasi kerjanya, atau 100 hari kerja akan menjadi penilaian dan tolak ukur sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau masyarakat itu sendiri kepada pemimpinnya.
Reporter : Ahmad Azis









