Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Ferdy Sambo Klaim Istrinya Marah Dilibatkan dalam Skenario Penembakan Brigadir J

Admin1 by Admin1
07/12/2022
in Nasional
0

Jakarta -Ferdy Sambo, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, mengaku dimarahi oleh istrinya Putri Candrawathi karena melibatkan dia soal pelecehan seksual dalam skenario pembunuhan Yosua.

Hal itu diungkapkan Ferdy Sambo saat menjadi saksi mahkota untuk terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 7 Desember 2022.

Awalnya Sambo menceritakan Putri Candrawathi pada 9 Juli menanyakan apa yang terjadi pada 8 Juli ketika dirinya baru bangun tidur. “Begitu bangun pagi, saya bangunkan istri saya, istri saya menanyakan ‘ada apa kemarin?’. Saya sampaikan Richard menembak Yosua,” kata Ferdy Sambo.

Kepada Putri Candrawathi, Ferdy Sambo menjelaskan dirinya juga membuat skenario Brigadir J tewas karena baku tembak karena ia melecehkan Putri. Skenario ini, kata dia, telah disampaikan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, kata Sambo, Putri justru marah.

“Saya sudah melaporkan ke Bapak Kapolri bahwa ini tembak menembak, karena kamu dilecehkan oleh Yosua. Istri saya marah, istri saya menyampaikan ‘Dari awal saya enggak mau ini diketahui orang peristiwa di Magelang, kenapa kamu libatkan saya?’. Saya bilang, ‘tidak mungkin ada tembak menembak tanpa ada penyebab’,” kata Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo mengatakan alasan melibatkan Putri Candrawathi agar skenario yang dibuatnya lebih sempurna. Namun Putri Candrawathi tidak terima hal itu. Saat memberikan kesaksian hari ini, Ferdy Sambo kembali meminta maaf kepada istrinya atas semua tindakannya di kasus kematian Brigadir J.

“Yang ada di pikiran saya karena ada istri saya di situ, saya coba masukkanlah ke dalam cerita itu Yang Mulia, istri saya tetap tidak terima. Saya sampaikan bahwa saya akan tetap bertanggung jawab, makanya saya sangat berdosa melibatkan dalam skenario ini,” kata Ferdy Sambo.

Sambo Bilang Emosi Dengar Pengakuan Putri Candrawathi

Dalam kesaksiannya, Ferdy Sambo mengaku baru mengetahui istrinya diperkosa Yosua ketika mereka bercakap di lantai tiga rumah pribadi di Jalan Saguling 3, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022. Sambo mengatakan menerima kabar istrinya sudah tiba di Jakarta setelah perjalanan dari Magelang pada 8 Juli sore.

Saat itu Putri Candrawathi tidak langsung bercerita dan hendak makan terlebih dahulu. “Ya sudah, kamu mau cerita apa kejadian di Magelang?’ kata Ferdy Sambo saat bertanya ke istrinya. “‘Saya mau makan dulu’, ‘ya sudah saya tunggu di lantai tiga’.”

Ferdy Sambo mengatakan ia lebih dulu naik ke lantai tiga sambil menunggu istrinya makan siang. Selesai makan, Putri Candrawathi naik dan Ferdy pun menanyakan kembali.

“’Kurang ajar seperti apa Yosua yang kamu telepon semalam?’. Istri saya kemudian nangis, Yang Mulia. Dia ceritakan bahwa Yosua masuk ke kamar, dia dalam kondisi tidur, istri saya tidur kemudian tiba-tiba Yosua sudah ada di depan istri saya, Yang mulia. Istri saya kemudian kaget, tapi kemudian Yosua mengancam, Yang Mulia,” cerita Ferdy Sambo.

Putri menceritakan ke Ferdy Sambo jika ia diiperkosa Yosua dan juga menghempaskannya ke ranjang. Di ruang sidang Ferdy mengaku tidak kuat mendengar cerita istrinya dan emosi.

“Saya tidak kuat mendengar istri saya, dia juga menangis waktu itu. Saya emosi sekali, Yang Mulia. Saya tidak bisa berpikir bahwa ini akan terjadi pada istri saya, Yang Mulia. Saya tidak bisa berkata-kata. Dia terus menangis. Kemudian menyampaikan dia juga kaget kenapa Yosua berani seperti itu, kepada istri saya, Yang Mulia,” kata Ferdy Sambo.

Sumber: Tempo

Previous Post

Sekda Gayo Lues  Lepas 155 Atlet Menuju PORA

Next Post

Kelompok Ekstrimis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

Next Post

Kelompok Ekstrimis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Barat Amankan Sejumlah Remaja dan Kendaraan Tanpa Dokumen

Polres Aceh Barat Amankan Sejumlah Remaja dan Kendaraan Tanpa Dokumen

12/04/2026
15 Siswa Terbaik Banda Aceh Ikuti Program IKON Sampoerna

15 Siswa Terbaik Banda Aceh Ikuti Program IKON Sampoerna

12/04/2026
22 Murid SMAN 2 Idi Aceh Timur Melaksanakan Sidang KTI

22 Murid SMAN 2 Idi Aceh Timur Melaksanakan Sidang KTI

12/04/2026
Haikal, Murid SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Berangkat ke Polandia

Haikal, Murid SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Berangkat ke Polandia

12/04/2026
Tak Tangung-tangung, PT PEMA Ekspor 19 Ton Kopi Gayo Perdana ke Amerika Serikat

Tak Tangung-tangung, PT PEMA Ekspor 19 Ton Kopi Gayo Perdana ke Amerika Serikat

12/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Ferdy Sambo Klaim Istrinya Marah Dilibatkan dalam Skenario Penembakan Brigadir J

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com