Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ohku, Kondisi Mahasiswa Aceh di Sudan Kian Mengkhawatirkan

Admin1 by Admin1
20/04/2023
in Nanggroe
0
Ohku, Kondisi Mahasiswa Aceh di Sudan Kian Mengkhawatirkan

BANDA ACEH – Kondisi para mahasiswa Aceh di Sudan kian mengkhawatirkan. Para mahasiswa Aceh di sana kini menghadapi kesulitan dalam memperoleh makanan dan air.

Sementara pertempuran ada milisi dengan militer di Sudan masih terus berlangsung hingga Rabu 19 April 2023.

Hal ini disampaikan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, kepada wartawan, seusai berkomunikasi langsung dengan para mahasiswa Aceh di Sudan.

Informasi tadi disampaikan oleh Ketua KMA Sudan, Teungku TM. Razik Hilli ke Syech Fadhil.

“Hari semakin hari stok persediaan makanan semaken berkurang, langka dan harga melambung plus stok mata uang juneh menipis dan tidak ada yang bisa pastikan ini sampai kapan akan berlangsung. Ini yang disampaikan oleh para mahasiswa di Sudan kepada saya,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini dengan nada sedih.

“Menurut kabar, sebagian tempat listrik dan air tidak ada.”

Sementara itu, menurut informasi dari ketua keputrian Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Sudan, para mahasiswi asal Aceh yang tinggal di asrama khususnya, semenjak terjadi nya perang dari Sabtu hingga saat ini diungsikan ke aula Muhtamarot Kampus.

Menurut informasi tadi, ini adalah kebijakan dari kampus, dikarenakan para tentara dan tembakan itu bermarkas atau bertempat di belakang kampus asrama putri.

“Untuk sementara kondisi di dalam aulanya dingin karena menggunakan AC dan kami pun sangat merasakan kedinginan di saat selimut tak sempat kami bawa dikarenakan hanya membawa satu tas ransel. Alhamdulillah dari pihak kampus, IMI, PPI juga membantu kita dalam persediaan makan dan lain-lain meski dalam jangkauan yang terbatas,” tulis salah seorang mahasiswa Aceh di Sudan ke WA pribadi Syech Fadhil.

“Dan untuk saat ini dikabarkan pada hari ke 4 terjadi nya perang, kami telah mengalami kekurangan penyediaan makanan dari pihak kampus, dan meyebabkan mahasiswi masih merasa lapar bahkan terkadang tidak mendapatkan porsi dari yang disediakan,” tulisnya lagi.

Terkait hal ini, Syech Fadhil mengaku telah menghubungi pihak KBRI di Sudan dan kementerian terkait guna segera mencari solusi agar persoalan yang dihadapi oleh para mahasiswa Aceh ini bisa segera teratasi.

“Perlu diketahui, kondisi di sana (Sudan-red) sedang perang. Ada uang pun, makanan susah didapatkan. Maka saya berkomunikasi dengan semua jejaring di timur tengah untuk mengatasi persoalan ini. Kemudian juga mencari solusi jangka panjang untuk mereka,” kata mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah di Aceh ini lagi.

“KBRI dan kementerian harus bergerak cepat untuk melindungi mahasiswa Aceh di sana,” kata Syech Fadhil.

Previous Post

Kementan-Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah dan Sidak Pasar

Next Post

Kakankemenag Pidie Buka Pembinaan Sistem Informasi Manajemen PD Pontren 2023

Next Post
Kakankemenag Pidie Buka Pembinaan Sistem Informasi Manajemen PD Pontren 2023

Kakankemenag Pidie Buka Pembinaan Sistem Informasi Manajemen PD Pontren 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

11/04/2026
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com