Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

India Segera Geser China Sebagai Negara Berpopulasi Terbanyak

Admin1 by Admin1
25/04/2023
in Internasional
0
India Segera Geser China Sebagai Negara Berpopulasi Terbanyak

PBB menyatakan India akan mengalahkan China sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia mencapai 1,43 miliar orang dalam beberapa pekan mendatang. (REUTERS/RUPAK DE CHOWDHURI)

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan India akan mengalahkan China sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia mencapai 1,43 miliar orang dalam beberapa pekan mendatang.

“Menjelang akhir bulan ini, populasi India diperkirakan akan mencapai 1.425.775.850 orang, sejalan dan kemudian melampaui jumlah penduduk China daratan,” kata Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB, dikutip dari AFP, Senin (24/4).

Pekan lalu, laporan tahunan PBB tentang Keadaan Penduduk Dunia mengatakan pencapaian ini akan terjadi pada pertengahan 2023.

India mengungguli China karena pertumbuhan penduduknya yang cepat dan penurunan jumlah penduduk di China setelah mencapai 1,42 miliar tahun lalu.

Sejak jatuhnya Kekaisaran Romawi pada abad ke-5 Masehi, China dianggap sebagai negara dengan penduduk paling padat di dunia. Namun, menurut proyeksi PBB, jumlah penduduk di China akan terus menurun menjadi sekitar satu miliar orang pada akhir abad ini.

Penurunan jumlah penduduk di China terkait dengan kebijakan satu anak yang ketat untuk pasangan yang menikah selama beberapa dekade, yang berakhir pada 2016. Selain itu, penurunan tingkat kelahiran di China juga disebabkan oleh meningkatnya biaya hidup dan semakin banyaknya wanita China yang bekerja dan mengejar pendidikan tinggi.

Sementara itu, menurut PBB, populasi India hampir pasti akan terus bertambah dalam beberapa dekade mendatang.

Pada tahun lalu, tingkat kesuburan di China turun menjadi salah satu tingkat terendah di dunia, yaitu 1,2 kelahiran per wanita.

Sedangkan untuk India, yang membutuhkan waktu lebih lama daripada China untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, tingkat kesuburan adalah 2 kelahiran per wanita, sedikit di bawah tingkat penggantian 2,1.

“Peluang investasi modal manusia yang lebih rendah dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat India selama 1970-an dan 1980-an menyebabkan penurunan kesuburan yang lebih lambat daripada di China,” kata PBB.

Sementara itu, kedua negara tersebut kini harus menghadapi populasi yang semakin menua, dengan China lebih banyak menghadapi masalah ini daripada India.

India menghadapi tantangan besar dalam menyediakan listrik, makanan, dan tempat tinggal untuk populasi yang semakin bertambah, dengan banyak kota besar yang sudah kesulitan air, polusi udara dan air, serta permukiman kumuh yang padat.

Keberhasilan India dalam melampaui China dalam hal jumlah penduduknya menyoroti tantangan yang dihadapi Perdana Menteri Narendra Modi dalam menyediakan pekerjaan bagi jutaan pemuda yang memasuki pasar kerja setiap tahunnya.

Sementara itu, ekonomi China semakin sulit untuk mengisi posisi kerja karena populasi yang semakin menua.

Pekan lalu, Beijing mengumumkan bahwa strategi nasionalnya dirancang untuk merespons secara aktif penuaan penduduk, mempromosikan kebijakan kelahiran tiga anak dan tindakan pendukung, dan merespons secara aktif perubahan dalam perkembangan populasi.

“Dividen demografi China tidak menghilang. Dividen bakat sedang berkembang, dan momentum pembangunan tetap kuat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jumlah Pemudik Via Bandara SIM Naik 86 Persen Dibanding 2022

Next Post

Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Kantor Polisi Pakistan

Next Post
Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Kantor Polisi Pakistan

Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Kantor Polisi Pakistan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

11/04/2026
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com