Banda Aceh – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Ahmadriswan Nasution, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyelenggaraan Statistik Sektoral Aceh 2024.
Acara ini berlangsung di Ballroom Ayani Hotel, Selasa (23/7/2024), dan dihadiri oleh 76 peserta dari berbagai instansi, termasuk Bappeda Aceh, Diskominsa, serta produsen data dari Pemerintah Provinsi Aceh dan Tim Pembinaan Statistik Sektoral BPS kabupaten/kota se-Aceh. Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di Aceh.
Dalam acara pembukaan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa), Marwan Nusuf, hadir bersama jajarannya.
Pada kesempatan tersebut, Marwan Nusuf dan Kepala BPS Aceh menandatangani Komitmen Bersama Sistem Statistik Nasional (SSN). Penandatanganan ini menjadi simbol sinergi antara Diskominsa sebagai Walidata dan BPS Aceh sebagai Pembina Data dalam Forum Satu Data Aceh, yang bertujuan untuk memperkuat sistem statistik sektoral sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih baik.
Kegiatan FGD ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat antara instansi pemerintah dalam mengembangkan sistem statistik sektoral.
Melalui sinergi ini, diharapkan akan terwujud basis data yang lebih akurat dan andal, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah. Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret terhadap tantangan penyelenggaraan statistik di Aceh.
Mewakili Biro Administrasi Pembangunan Aceh, Alamsyah selaku Koordinator Pengendali Kegiatan P2K APBA, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan semakin kuat, sehingga mampu merangsang literasi data statistik di lingkungan kerja pemerintah Provinsi Aceh hingga pemerintah kabupaten/kota. Literasi data yang baik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan.
Dalam diskusi tersebut, para peserta juga membahas tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan statistik sektoral, termasuk kendala teknis dan non-teknis yang kerap muncul.
Diharapkan, melalui forum ini, dapat dirumuskan strategi-strategi baru yang inovatif untuk mengatasi berbagai hambatan tersebut. Partisipasi aktif dari setiap instansi juga diharapkan dapat memberikan masukan berharga untuk meningkatkan kualitas data statistik yang dihasilkan.
Sinergi antara Diskominsa dan BPS Aceh juga menjadi fokus utama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan statistik.
Program pelatihan dan peningkatan keterampilan akan menjadi bagian dari upaya ini, sehingga setiap pihak dapat berkontribusi secara optimal dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik untuk kepentingan pembangunan daerah.
Ke depan, BPS Aceh berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengawal penyelenggaraan statistik sektoral yang berkualitas. Melalui kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta sistem statistik yang tangguh dan berdaya saing, yang mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Aceh.










