Lhoong – Dalam upaya memberdayakan masyarakat lokal dan mendorong peningkatan ekonomi berbasis syariah, PNM (Permodalan Nasional Madani) Cabang Aceh Mekaar telah sukses melaksanakan Program Kapasitas Usaha (PKU) dengan fokus pada klasterisasi sectoral tumbuhan nilam, Sabtu, 31 Agustus 2024.
Program ini berlangsung di Desa Geunteut, Lhoong, Aceh Besar, dan dihadiri oleh puluhan ibu-ibu PKK yang aktif di desa tersebut.
Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas para peserta dalam memahami potensi besar yang dimiliki oleh tumbuhan nilam, sebuah komoditas yang sudah lama dikenal di Aceh sebagai bahan baku utama untuk minyak atsiri.
Melalui pelatihan yang diberikan, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami cara budidaya tanaman nilam secara efektif, tetapi juga mengenal berbagai produk turunan yang dapat dihasilkan dari nilam, seperti minyak atsiri, parfum, dan produk kosmetik lainnya, yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar lokal maupun global.
Motivasi dan Pengetahuan sebagai Kunci Kesuksesan Usaha, Dr. Irfan Zikri, tim ahli dari Atsiri Research Centre Universitas Syiah Kuala (USK), bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan ini.
Irfan Zikri memberikan penjelasan mendalam tentang berbagai aspek penting dalam budidaya tanaman nilam, mulai dari pemilihan bibit, teknik penanaman yang tepat, hingga proses destilasi untuk menghasilkan minyak atsiri berkualitas tinggi.
Selain itu, Irfan juga berbagi tips praktis tentang bagaimana memanfaatkan produk turunan dari nilam untuk menciptakan peluang usaha baru yang inovatif.
Dalam sesinya, ia menekankan pentingnya motivasi dan semangat kewirausahaan sebagai faktor utama yang harus dimiliki oleh setiap peserta.
“Tanaman nilam adalah salah satu aset terbesar yang dimiliki oleh Aceh, dan dengan pengetahuan serta kemauan yang kuat, kita semua bisa berperan dalam mengangkat potensi ini ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Peserta diberikan wawasan tentang bagaimana memasarkan produk nilam, baik dalam skala lokal maupun internasional, sehingga mereka dapat memahami bagaimana strategi pemasaran yang efektif dapat meningkatkan daya saing produk mereka di pasar.
Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Program Berkelanjutan PNM Aceh Mekaar, sebagai penyelenggara program ini, melihat bahwa pengembangan kapasitas ibu-ibu PKK di Desa Geunteut merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekonomi keluarga yang sejahtera dan mandiri.
Melalui program-program seperti ini, PNM terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Aceh Besar. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membangun jaringan dan kolaborasi di antara para peserta, sehingga tercipta komunitas usaha yang solid dan saling mendukung.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai program pemberdayaan lainnya yang akan dilaksanakan di desa-desa sekitar Lhoong dan wilayah Aceh Besar lainnya. Dengan terus berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat, PNM Aceh Mekaar berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak usaha kecil dan menengah (UKM) berbasis syariah yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.[]










