BANDA ACEH – Bangunan Puskesmas di Gampong Alue Riyueng, Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, dilaporkan ambruk pada masa pemeliharaan. Padahal bangunan yang baru selesai dibangun pada 20 Desember 2024 itu menelan biaya Rp3,14 miliar dari Otsus Aceh Besar.
Pantauan wartawan, sejumlah loteng Puskesmas berjatuhan ke lantai serta berserakan.
“Padahal baru selesai dibangun tapi sudah ambruk,” ujar Rusdi, 32 tahun, warga Pulo Nasi.
“Kita berharap segera diperbaiki agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Zarahtul, masyarakat lainnya.
Hasil penelusuran wartawan, bangunan tersebut dibangun oleh CV Teulaga Meutuwah dengan jumlah anggaran sebesar Rp3.148.386.832,91.
Kontrak pengerjaan bangunan ini berlangsung pada 07 Agustus 2024 dan berakhir kontrak pada 20 Desember 2024 atau masa kerja dalam kontrak berlangsung 135 hari.
Anehnya, dalam laporan movev oleh petugas yang dibuat pada 30 Desember 2024, status bangunan ini dibuat selesai dikerjakan.










