Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pelajar Banda Aceh Siapkan Inovasi Lingkungan ke Ajang MYIE Malaysia

redaksi by redaksi
19/05/2025
in Nanggroe
0

Tim peneliti pelajar SMAN 3 Banda Aceh memperlihatkan inovasi monitoring polusi udara yang diciptakan mereka, di Banda Aceh, Sabtu (17/5/2025). ANTARA/HO-SMAN 3 Banda Aceh.

Banda Aceh – Pelajar SMAN 3 Banda Aceh menyiapkan inovasi lingkungan sehat berupa sistem monitoring polusi udara terintegrasi smartphone untuk ditampilkan pada World Young Inventors Exhibition (WYIE) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 29-31 Mei 2025.

“Para pelajar telah berhasil mengembangkan sistem monitoring polusi udara terintegrasi dengan smartphone yang inovatif, yang dinamakan Pneuma,” kata Kepala SMAN 3 Banda Aceh Muhibbul Khibri, di Banda Aceh, Minggu.

Adapun inovasi lingkungan sehat ini diciptakan oleh tim peneliti pelajar SMAN 3 Banda Aceh yakni Fachry Habibie Nasir, Jesslyn Aurora, Zhourich Keizia Renata Wong, Muhammad Fasya Habibie, Niken Shahia Nabalya, Nurul Chaira Anshary, Shakila Athifa Syawal, dan Faheem Muhammad Mumtaz dengan bimbingan guru Oesea Sativa, Widia Munira dan Marfidayanti.

Inovasi para pelajar yang dinamai Pneuma tersebut sebagai sistem pemantauan kualitas udara yang akurat dan efisien untuk memantau kondisi udara secara real-time.

“Pneuma berasal dari kata Yunani kuno yang berarti napas, yaitu mencerminkan hubungan mendalam antara udara bersih dan kehidupan,” katanya.

Tim peneliti SMAN 3 Banda Aceh ini menghasilkan inovasinya juga berkat adanya kerja sama dengan laboratorium terpadu STEM USK Banda Aceh.

Muhibbul mengatakan, sistem monitoring polusi udara tersebut menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan protokol MQTT, sensor MQ untuk polusi udara, dan sensor DHT terhadap suhu atau kelembaban yang dihubungkan melalui teknologi IoT.

“Dengan sistem ini, pengguna dapat memantau data kualitas udara secara real-time, menerima peringatan batas aman, dan mengakses informasi dampak kesehatan polusi udara,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, sistem Pneuma juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kualitas udara yang baik, dan memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan preventif guna melindungi kesehatan.

“Pneuma bukan sekadar alat, tetapi juga pelindung napas kehidupan. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan kontribusi pada lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Dia menegaskan sekolah mendukung penuh penelitian para pelajar, dan pihaknya bakal terus membantu siswa mengembangkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat.

Dia percaya bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan solusi terhadap permasalahan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan inovasi tim peneliti SMAN 3 Banda Aceh ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya untuk mengembangkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Muhibbul Khibri.

Sumber: antara

Previous Post

Tenaga TPP-Kemendesa PDT Aceh Kini Terdaftar Jaminan Hari Tua

Next Post

PA Bagi Benih Padi Trisakti dan Terapkan Teknologi Google P2000Z di Tangse

Next Post

PA Bagi Benih Padi Trisakti dan Terapkan Teknologi Google P2000Z di Tangse

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

30/03/2026
Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

Dua Pemkab di Aceh Gelar Cash for Work Percepatan Pemulihan

30/03/2026
Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

Penyegaran Birokrasi, Bupati Al- Farlaky Lantik 145 Pejabat Administrator dan Pengawas

30/03/2026
Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

Krak, Banda Aceh Jadi Kota Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK

30/03/2026
Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Enam WN Pakistan

30/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

Pelajar Banda Aceh Siapkan Inovasi Lingkungan ke Ajang MYIE Malaysia

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com