Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Pelabuhan Ulee Lheue Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran di Tengah Cuaca Buruk

redaksi by redaksi
21/07/2025
in Saleuem
0
Pelabuhan Ulee Lheue Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran di Tengah Cuaca Buruk

Ilustrasi - Kapal Aceh Hebat penyeberangan Banda Aceh - Sabang (Antara/HO)

Banda Aceh – UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I (Ulee Lheue) Dinas Perhubungan Aceh meningkatkan kewaspadaan pelayaran di tengah cuaca buruk dalam hal ini gelombang tinggi dan angin kencang, khususnya di perairan Banda Aceh – Sabang.

“Kita sudah dapat koordinasi kemarin di kantor KSOP, peningkatan kewaspadaan keselamatan ya indikator nya di kita, kita mengawasi benar sebelum adanya kecelakaan,” kata Kepala Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Aceh, Husaini, di Banda Aceh, Senin.

Husaini menyampaikan, dalam upaya menjaga keselamatan pelayaran pihaknya selalu memonitoring pemantauan BMKG untuk melihat arah angin hingga gelombang alur pelayaran.

Apalagi, kata dia, di saat kondisi cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir ini, pihaknya juga memperhatikan angkutan barang, jangan melebihi kapasitas serta jenis barangnya sendiri.

“Saat kondisi seperti ini, perhatian kita juga di angkutan barang, supaya jangan lebih tonase nya, jenis barangnya,” ujarnya

Dirinya menyampaikan, untuk pelayaran dari pelabuhan Ulee Lheue menuju Sabang hari ini masih berjalan normal, belum ada pembatalan keberangkatan. Tetapi, juga tergantung perubahan cuaca.

Berbeda dengan kemarin, dua trip kapal cepat terpaksa dibatalkan dikarenakan gelombang tinggi dan angin kencang yang tak mampu dilalui. Sementara untuk kapal Ferry tetap berjalan seperti biasanya.

“Hari ini aman, kalaupun ada penundaan nanti dilaporkan. Kalau kemarin yang kita tunda kapal cepat, karena konstruksinya dari fiber, kalau gelombang sampai dua meter, kapal cepat tidak bisa melawan ombaknya,” kata Husaini.

Dirinya menambahkan, menghadapi cuaca ekstrim, KSOP Kelas IV Malahayati, Aceh juga telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan pelayaran kepada nakhoda kapal yang akan dan/atau sedang berlayar, untuk meningkatkan memonitor dan memantau berita cuaca dari BMKG.

Kemudian, memastikan kondisi permesinan, kemudi, dan peralatan navigasi kapal berfungsi dengan baik. Lalu, kelengkapan alat keselamatan kapal dapat dipergunakan dengan
baik.

KSOP, lanjut dia, juga mengimbau agar memastikan unit-unit muatan dan kendaraan yang dimuat di atas kapal telah diikat (lashing) aman untuk pelayaran.

Selanjutnya, pada saat kapal berlabuh jangkar, agar selalu mengecek posisi kapal labuh jangkar untuk memastikan kapal tidak larat dan diawaki cukup. Melaksanakan pengoperasian kapal saat cuaca buruk sesuai dengan prosedur yang dimiliki.

Untuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan, dan untuk proses debarkasi atau embarkasi penumpang, para stakeholder terkait memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“KSOP juga mengimbau kapal-kapal kecil (≤ 35 GT) dan kapal-kapal nelayan agar menunda keberangkatannya sampai dipastikan cuaca benar-benar aman,” kata Husaini.

Disisi lain, PMG Madya/ Senior Forecaster Stamet BMKG SIM Banda Aceh, Khairul Akbar mencatat, ketinggian gelombang serta angin untuk hari ini di wilayah perairan penyeberangan Ulee Lheue – Balohan dalam kategori rendah hingga sedang.

Potensi gelombangnya sekitar 1,25 meter dan angin masih kuat sekitar tujuh sampai 35 knot.

“Kondisi ini tidak aman atau berisiko untuk kapal cepat. Sedangkan untuk kapal lambat masih perlu diperhatikan dari sisi kecepatan anginnya,” demikian Khairul Akbar.

Sumber: antara

Previous Post

PPPK dan CPNS STAIN Meulaboh Santuni Anak Yatim

Next Post

Pemkab Aceh Jaya dan Bank Aceh Salurkan Bantuan Sosial

Next Post
Pemkab Aceh Jaya dan Bank Aceh Salurkan Bantuan Sosial

Pemkab Aceh Jaya dan Bank Aceh Salurkan Bantuan Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prabowo Salat Id di Aceh, Menag: Presiden Ingin Bersama Warga Terdampak Bencana

Prabowo Salat Id di Aceh, Menag: Presiden Ingin Bersama Warga Terdampak Bencana

23/03/2026
Teknologi Canggih Iran Sukses Lumpuhkan Jet Siluman Amerika Serikat

Teknologi Canggih Iran Sukses Lumpuhkan Jet Siluman Amerika Serikat

23/03/2026
Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Komitmen 1 Miliar Dolar AS untuk BoP

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Komitmen 1 Miliar Dolar AS untuk BoP

23/03/2026
Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

22/03/2026
Kisah Mahasiswa Asal Aceh Pilih Tidak Mudik dan Rayakan Lebaran di Surabaya

Kisah Mahasiswa Asal Aceh Pilih Tidak Mudik dan Rayakan Lebaran di Surabaya

22/03/2026

Terpopuler

Pelabuhan Ulee Lheue Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran di Tengah Cuaca Buruk

Pelabuhan Ulee Lheue Tingkatkan Kewaspadaan Pelayaran di Tengah Cuaca Buruk

21/07/2025

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com