Meulaboh – Madrasah Tsanawiyah Ruhul Qur’ani mengadakan parenting untuk para walisantri dan dewan guru dengan tema Parenting Inklusif dan Kolaborasi Guru dengan Orang Tua dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Inklusif, di Aula MTs Ruhul Qur’ani, pada Selasa 2 September 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Komite MTs Ruhul Qur’ani, Malikul Rusydi, S.E.
Dalam sambutannya dia mengatakan, “kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena penting sekali adanya kolaborasi dan kerjasama antara madrasah, guru, murid dan wali murid agar semua pihak saling memahami dan saling terus bekerjasama.”
“Secara fisik, santri sudah terpisah dengan orangtuanya 100%. Namun, orangtua juga masih memiliki peran besar dalam pendidikan santri dari jarak jauh. Nah, apa saja kontribusi dan peran walisantri yang bisa dilakukan, inilah yang perlu disosialisasi oleh pihak madrasah dan pemateri,” jelas Malik yang juga merupakan salah satu walisantri Ruhul Qur’ani.
Acara ini diisi oleh dua pemateri yang berkaitan langsung dengan para santri, yaitu Ustad Zahri Fuad, S.Ud., M.Ag. yang merupakan Direktur Pengasuhan Dayah Ruhul Qur’ani, dan juga Miss Lidiya Novita, M.Psi yang merupakan guru BK di madrasah Ruhul Qur’ani.
Kepala MTs Ruhul Qur’ani Ustad Aris Munanda, Lc., M.A. mengatakan, “kami berharap, dengan hadirnya pemateri yang selama ini memang berinteraksi dengan santri, maka para wali santri dan juga dewan guru bisa lebih memahami santri dengan lebih dalam.”
Ustad Aris mengatakan, “untuk menjaga lingkungan belajar yang baik dan terbebas dari perundungan, butuh kerjasama yang baik antar semua pihak di madrasah. Jadi, parenting ini tidak satu pihak, tapi para guru dan para walisantri juga bisa menyampaikan masukan-masukan positif, sehingga bisa saling memahami dan bisa bekerjasama semakin solid.” []










