MEUREUDU – Pelaksanaan even Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 dikabupaten Pidie Jaya menunjukkan kebangkitan dan peningkatan signifikan pembinaan Al-Qur’an di Provinsi Aceh.
Hal itu dikatakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh, Prof. Dr. Armiadi Musa, M.A., kepada Atjehwatch.com Jum’at 7 November 2025.
Prof. Dr. Armiadi Musa menilai dukungan pemerintah, lembaga keagamaan, dan antusiasme generasi muda menjadi indikator utama kebangkitan pembinaan Al-Qur’an di Aceh.
“Kalau kita lihat dari semua sisi, MTQ kali ini jauh lebih bagus dari masa-masa sebelumnya. Pemerintah memberi perhatian yang lebih serius, lembaga pembina juga semakin aktif, dan kualitas peserta pun meningkat,” kata Prof. Armiadi
Indikatornya jelas di setiap event MTQ selalu ada peningkatan kualitas. Cabang tilawah dan syahril tahun ini terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya
“Antusias dari generasi muda luar biasa. Banyak calon qari dan hafiz baru lahir dari kalangan pelajar. Ini menandakan semangat literasi Al-Qur’an semakin tumbuh,” ujar Prof. Armiadi.
Dijelaskan Saat ini Sudah ada aturan, sebelum masuk kelas, siswa diwajibkan membaca Al-Qur’an terlebih dahulu. Gubernur Aceh juga mengeluarkan regulasi untuk memperkuat gerakan literasi baca-tulis dan pemahaman Al-Qur’an di seluruh jenjang pendidikan.
“Dengan komitmen bersama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, kita optimistis Aceh akan terus menjadi pionir dalam pengembangan tilawatil Qur’an dan pembinaan generasi Qur’ani di Indonesia,” tutup Prof Dr. Armiadi Musa, M.A, ketua pengembangan LPTQ Provinsi Aceh.[Mul]










