Blangpidie-Puluhan rumah warga di Gampong Kuta Bahagia, Kecamatan Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terendam banjir akibat hujan deras yang menyebabkan sungai krueng beukah meluap, Minggu 9 November 2025.
Banjir yang melanda permukiman warga diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi di kabupaten Abdya sejak siang hingga malam tadi, hujan tersebut menyebabkan air sungai Krueng Beukah meningkat drastis dan terjadi banjir ke permukiman warga.
Aktivis Gerakan Aktivis Muda Aceh [GAMA] Abdya, Ravi Fahrozi, mengatakan banjir terus meluap kerumah-rumah warga dari sore hari tadi, dan air mulai memasuki rumah warga setelah shalat magrib.
“Puncak banjir terjadi pukul 20.00 kian hingga dini hari banjir belum kunjung surut akibat hujan deras,” ujar Ravi Fahrozi.
Dari infomarsi yang di dapatkan Gampong Kuta Bahagia sering menjadi langganan banjir tiap hujan deras. Banjir kali ini debit air memasuki rumah warga diperkirakan mencapai 1,5 meter.
Dibalik banjir yang melanda warga masyarakat Kuta Bahagia, Ravi Fahrozi yang merupakan anggota bidang pendidikan GAMA Aceh, memintak kepada Bupati Aceh Barat daya (Abdya) untuk segera melakukan tinjauan ke lokasi banjir.
“Kita meminta kepada bapak bupati untuk segera melakukan realisasi mengenai program yang pernah di janjikan yang itu pembangunan batu gajah di pinggiran sungai Krueng Beukah,” ujar Ravi Fahrozi yang merupakan anggota bidang pendidikan GAMA Aceh Wilayah Abdya.
“Keinginan kami agar pemerintah segera membangun batu gajah di pinggir sungai supaya bisa mencegah hadirnya banjir ke rumah warga, sudah lama sekali kami harapkan, karena memang permukiman warga sangat dekat dengan sungai. Namun harapan ini dari dulu sampai sekarang tidak pernah disahuti oleh pemerintah padahal ini mencakup keselamatan warga,” kata Ravi Fahrozi lagi.










