TAKENGON – Potensi banjir dan lonsor susulan di Aceh Tengah masih tinggi karena cuaca ekstrem yang terus berlanjut. Berdasarkan prakiraan cuaca, Aceh Tengah akan mengalami hujan lebat hingga akhir minggu ini, dengan intensitas curah hujan yang tinggi.
Masyarakat di himbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
Meski Prajurit TNI dan pemerintah daerah setempat telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi banjir susulan, namun perempuan dan anak-anak saat ini di negeri atas awan itu merasakan diri mereka dalam keadaan trauma, terjepit dan tertekan.
Jikapun Pemerintah setempat dengan upaya dan telah melakukan evakuasi warga dan membuka posko bantuan, namun masih ada beberapa wilayah lagi yang masih terisolir, tanpa akses dan bantuan serta jaringan komunikasi,salah satunya di Reje Toweren Toa Kecamatan Lut Tawar.
“Siapapun diluar sana yang mendengar suara rintihan kami tolonglah kami, disini kami tidak berani kembali ke rumah. Hanya bertahan di tempat pengungsian tempat rumah ibadah. Kami lapar dan anak-anak kami kedinginan,” sebut salah seorang warga yang menelepon saudaranya di Blangpidie dengan mengunakan cat whatsapp, Kamis (11/12/2025).
Sepintas ia menggambarkan bahwa saat ini desanya yang berada di bawah lereng gunung masyarakat tak berani menempati rumahnya untuk sementara, karena potensi lonsor susulan akan terjadi. Pohon-pohon di gunung sudah pada tumbang, tanah sudah mulai retak dan hunjanpun turun deras.
“Pak Presiden Prabowo, Gubernur Mualem bantulah kami,” katanya dengan penuh harapan.
Prakiraan Cuaca Aceh Tengah:
– Kamis, 11 Desember 2025: Hujan lebat, dengan curah hujan 113,54 mm
– Jumat, 12 Desember 2025: Hujan lebat, dengan curah hujan 124,46 mm
– Sabtu, 13 Desember 2025: Hujan lebat, dengan curah hujan 129,29 mm.










