Tapak Tuan – Anggota DPR RI, Muslim Ayub, menegaskan pentingnya respons cepat dan tegas dari pemerintah dalam menghentikan aktivitas tambang ilegal yang masih marak terjadi. Ia menyebut telah mendalami dukungan dari berbagai pihak, termasuk jaringan internal, yang mendorong langkah konkret untuk memberhentikan praktik ilegal tersebut.
Menurutnya, aktivitas tambang ilegal tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar.
“Kita berharap hal ini tidak terus terjadi. Harus ada sikap tegas dan kemampuan nyata dari pihak yang berwenang untuk menghentikan tambang-tambang ilegal tersebut,” ujarnya saat memberi materi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Serbaguna Fesa Ie Meudama, Aceh Selatan, Senin (8/12/2025).
Selain persoalan tambang ilegal, Muslim Ayub juga menyoroti konflik agraria yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia menilai masih banyak korporasi yang melakukan praktik tidak sesuai aturan, seperti menguasai tanah masyarakat melalui pembelian yang tidak transparan dan memanfaatkan dokumen administratif yang bermasalah.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk satuan tugas khusus penanganan konflik agraria guna mengkaji dan menindaklanjuti kasus-kasus penguasaan lahan yang melanggar ketentuan hukum.
“Kita ingin memastikan tanah-tanah masyarakat yang diambil secara tidak sah oleh korporasi dapat ditelusuri dan diselesaikan sesuai aturan,” tegasnya.
Muslim Ayub juga membuka ruang partisipasi publik dengan memberikan kesempatan kepada peserta, termasuk mahasiswa dan masyarakat umum, untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan dalam forum resmi. Ia berharap kontribusi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Masukan dari masyarakat sangat penting. Semua yang disampaikan diharapkan bisa memberi kontribusi terbaik bagi kepentingan rakyat,” tutupnya.[]










