Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan sistem mobilitas nasional yang lebih cerdas, berkelanjutan, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat menghadiri Ekraftech Summit 2025 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya pada pembukaan Ekraftech Summit 2025, Menko AHY menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilepaskan dari dukungan infrastruktur dan ekosistem yang kuat. Menurutnya, tema “Creative Tech for Smarter Mobility” sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional, baik fisik maupun digital, sebagai fondasi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.
“Ini menunjukkan bahwa berbicara tentang ekonomi kreatif tidak terlepas dari dukungan infrastruktur. Ekonomi kreatif benar-benar menjadi pemersatu antara kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan. Ini adalah sebuah industri, bukan sekadar pemberdayaan masyarakat lokal. Industri membutuhkan infrastruktur, kebijakan, serta ekosistem yang harus kita kawal bersama-sama,” tegas Menko AHY.
Menko AHY juga menekankan besarnya peran generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional ke depan. Ia mengapresiasi inovasi dan terobosan yang dihadirkan para inovator muda Indonesia melalui Ekraftech Summit 2025.
“Saya sangat mengapresiasi hadirnya inovasi dan terobosan dari anak-anak muda kita. Dengan berbagai teknologi terapan dan aplikasi yang cerdas serta terintegrasi, mobilitas dan transportasi di Indonesia akan semakin aman, nyaman, efisien, dan tentunya berdampak positif bagi masyarakat,” jelas Menko AHY.
Dalam konteks pembangunan infrastruktur dan mobilitas nasional, Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong efisiensi biaya transportasi dan logistik, sekaligus pengembangan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Kami ingin terus menghadirkan solusi, terutama sesuai dengan tema yang diangkat pada summit kali ini, yakni bagaimana ekonomi kreatif dapat menghadirkan sistem mobilitas dan transportasi yang semakin cerdas dan berdampak positif bagi masyarakat. Konektivitas fisik maupun digital saat ini menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pembangunan nasional,” ujar Menko AHY.
Selain itu, Menko AHY menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi dan mobilitas, khususnya dari sisi pengalaman pengguna.
“Sentuhan ekonomi kreatif ada di mana-mana. Untuk menarik minat masyarakat menggunakan transportasi publik, dibutuhkan sistem pembayaran dan aplikasi yang mudah digunakan, menarik, dan user friendly. Di sinilah pentingnya user experience dan user interface,” kata Menko AHY.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa tantangan pembangunan infrastruktur dan mobilitas ke depan membutuhkan pendekatan baru yang mengintegrasikan kreativitas dan teknologi.
“Pembangunan infrastruktur dan konektivitas tidak cukup hanya dengan beton dan baja, tetapi juga memerlukan data, desain, serta teknologi yang berpusat pada kreativitas manusia. Teknologi kreatif sebagai salah satu basis ekonomi kreatif merupakan solusi untuk menjawab tantangan pembangunan,” ujar Menteri Ekraf.
Ia menjelaskan bahwa Ekraftech Summit 2025 dan Ekraftech Innovation Challenge diinisiasi sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong lahirnya solusi nyata dari para inovator teknologi kreatif Indonesia.
“Melalui Ekraftech Innovation Challenge, kami mendorong kreativitas para inovator Indonesia untuk menghadirkan solusi yang berdampak dan menjawab permasalahan bangsa secara nyata, khususnya di sektor smart mobility atau mobilitas cerdas,” jelasnya.
Ekraftech Summit 2025 diselenggarakan pada 16–17 Desember 2025 di Hotel Pullman, Jakarta, dengan mengusung tema “Creative Tech for Smarter Mobility.” Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri kreatif, inovator teknologi, akademisi, serta mitra strategis untuk merumuskan solusi mobilitas yang cerdas, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dalam acara ini turut hadir Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan Hasan Fawzi; Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala; Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam; Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Odo Manuhutu; serta Staf Khusus Menko Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Arief Rachman.[]










