Gayo Lues — Anggota DPR RI, Muslim Ayub, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana yang terus terjadi di sejumlah daerah.
Menurutnya, bencana tidak hanya soal alam, tetapi juga ujian bagi rasa kemanusiaan, kepedulian, dan persatuan bangsa. Karena itu, penanganan bencana harus dilakukan dengan semangat gotong royong dan keadilan sosial.
“Pancasila mengajarkan kita untuk saling peduli, saling membantu, dan tidak meninggalkan siapa pun saat bencana terjadi,” ujar Muslim Ayub saat menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Rak Lunung, Gayo Lues, Senin pagi (22/12/2025).
Ia menekankan, sila kemanusiaan dan persatuan menjadi dasar penting dalam setiap langkah penanganan bencana, mulai dari evakuasi, bantuan kemanusiaan, hingga pemulihan pascabencana.
Muslim Ayub juga mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, relawan, dan masyarakat—untuk bersatu dan bergerak bersama membantu para korban bencana.
“Bencana tidak bisa ditangani sendiri. Dibutuhkan kerja sama, empati, dan semangat gotong royong agar masyarakat bisa bangkit kembali,” katanya.
Ia berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kebijakan dan tindakan nyata di lapangan, terutama saat masyarakat sedang berada dalam kondisi sulit akibat bencana.[]










