BANDA ACEH – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperpanjang pengoperasian secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) hingga 29 Januari 2026.
Dikutip dari situs resmi hutamakarya.com, langkah ini dilakukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi bantuan dan logistik pada masa penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh.
Sebagai informasi, seksi tol ini dapat dilintasi 2 (dua) arah dan diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I serta angkutan logistik, dengan layanan 24 jam.
Pengoperasian secara fungsional ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi jalan yang masih dalam tahap konstruksi. Pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu yang tersedia, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keselamatan dan keamanan selama perjalanan.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Aceh kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana di Aceh untuk ke 4 kali.
Total sudah 2 bulan Aceh berstatus tanggap darurat bencana sejak pertama kali ditetapkan pada Kamis, 27 November 2025.
Keputusan perpanjangan ini diambil setelah rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar pada Kamis (22/1).
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) serta hasil rapat koordinasi virtual dengan sejumlah kepala pelaksana BPBD kabupaten terdampak.
“Gubernur Aceh menetapkan perpanjangan keempat status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2026 selama tujuh hari, mulai 23 sampai dengan 29 Januari 2026,” ujar Muhammad MTA kepada wartawan, Kamis (22/1).










