Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Rektor USK Lepas 1.050 Mahasiswa Program Berdampak ke Wilayah Bencana di Aceh

redaksi by redaksi
03/02/2026
in Kampus
0
Rektor USK Lepas 1.050 Mahasiswa Program Berdampak ke Wilayah Bencana di Aceh

BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala , Prof. Dr. Marwan melepas 1.050 mahasiswa yang akan mengikuti Program Mahasiswa Berdampak di berbagai wilayah terdampak bencana di Aceh. Pelepasan tersebut berlangsung di halaman Gedung Rektorat USK, Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen atas komitmen mereka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa capaian USK dalam program ini merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus tanggung jawab besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita patut bangga karena USK berhasil memperoleh 21 proposal yang didanai. Capaian ini menempatkan USK sebagai perguruan tinggi dengan jumlah program terbanyak yang didanai dari 82 institusi pengusul. Namun yang lebih penting, kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan dampak positif, membantu masyarakat, dan tidak menjadi beban bagi lingkungan sekitar,” ujar Prof. Marwan.

Rektor juga mengingatkan bahwa mahasiswa akan ditempatkan langsung di wilayah bencana dengan berbagai keterbatasan, termasuk kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri secara fisik, mental, serta menjaga kesehatan sebelum terjun ke lapangan, sekaligus mengutamakan keselamatan selama menjalankan program.

Kegiatan pengabdian ini akan berlangsung selama 20 hari dan bertepatan dengan bulan Ramadan. Rektor berpesan agar mahasiswa tetap menjaga semangat pengabdian serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran berharga dalam membangun empati, kepedulian sosial, dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof. Dr. Mudatsir, M.Kes menjelaskan bahwa Program Mahasiswa Berdampak merupakan program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Program ini dirancang untuk mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, mulai dari tahap pengusulan proposal hingga implementasi di lapangan.

Prof. Mudatsir mengungkapkan bahwa sebanyak 609 proposal diajukan secara nasional dan 203 proposal dinyatakan lolos pendanaan. Dari jumlah tersebut, USK berhasil memperoleh 21 proposal hibah, menjadikannya sebagai perguruan tinggi dengan proposal didanai terbanyak.

“Capaian ini merupakan hasil sinergi antara mahasiswa dan dosen pembimbing yang difasilitasi LPPM, dengan mahasiswa sebagai aktor utama pelaksana program di lapangan,” jelasnya.

Melalui program ini, setiap mahasiswa akan mendapatkan dukungan biaya hidup harian serta pengakuan akademik berupa konversi dua satuan kredit semester (SKS). Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam membantu menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.

Mahasiswa peserta program akan disebar ke tujuh kabupaten/kota di Aceh, yaitu Aceh Tengah (2 kelompok), Aceh Timur (1), Aceh Utara (1), Bener Meriah (2), Bireuen (6), Gayo Lues (1), dan Pidie Jaya (8). Sebaran ini diharapkan mampu memperluas jangkauan kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial.

Previous Post

Gempa M 4,1 di Bener Meriah Aceh Dipicu Sesar Aktif

Next Post

Baznas Kirim 200 Sapi ke Aceh untuk Tradisi Meugang

Next Post
Baznas Kirim 200 Sapi ke Aceh untuk Tradisi Meugang

Baznas Kirim 200 Sapi ke Aceh untuk Tradisi Meugang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aceh Barat Tetapkan Status Darurat Karhutla 18 Hari

Aceh Barat Tetapkan Status Darurat Karhutla 18 Hari

03/02/2026
Dua Bulan Pascabencana, Aktivitas Wisata di Aceh Tengah Masih Lumpuh

Dua Bulan Pascabencana, Aktivitas Wisata di Aceh Tengah Masih Lumpuh

03/02/2026
Wakil Bupati Aceh Jaya Serahkan SK Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Disperindagkopukm

Wakil Bupati Aceh Jaya Serahkan SK Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Disperindagkopukm

03/02/2026
Bener Meriah dan DLHK Aceh Koordinasikan Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Huntara

Bener Meriah dan DLHK Aceh Koordinasikan Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Huntara

03/02/2026
105 Ribu Jiwa Masih Mengungsi Akibat Bencana Aceh dan Sumatra

105 Ribu Jiwa Masih Mengungsi Akibat Bencana Aceh dan Sumatra

03/02/2026

Terpopuler

Demokrat Aceh Gelar Rapimda: Refleksi, Konsolidasi, dan Strategi Menuju Kejayaan

e-TRUST Rilis Kajian Mengenai Tantangan Struktur Internal Demokrat Aceh

02/02/2026

Sekda Aceh Lompat Pagar, Dr Nasrul Zaman: Ini Komedi Politik yang Berbahaya

Mualem ‘Nikah’ Lagi, Begini Reaksi Istri Pertama dan Kedua

Nisfu Sya’ban di Tengah Bencana Aceh : Antara Ujian, Muhasabah, dan Solidaritas

Aceh Masuki Fase Pemulihan, DPR Aceh Dorong Rekonstruksi dan Mitigasi Bencana

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com