SIGLI – Volume kendaraan yang melintasi ruas Jalan Tol Sigli–Banda Aceh mengalami lonjakan signifikan selama periode arus mudik Lebaran 2026.
Peningkatan ini tercatat mencapai 80,90 persen dibandingkan kondisi normal, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di Aceh menjelang hari raya.
Data dari PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan sebanyak 5.814 kendaraan melintasi Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) dalam satu hari. Angka tersebut menandakan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan jalan tol sebagai jalur utama perjalanan mudik.
Lonjakan trafik ini tidak hanya terjadi pada ruas operasional, tetapi juga pada Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) yang difungsikan sementara. Ruas ini turut menjadi alternatif penting bagi pemudik untuk menghindari kepadatan di jalan nasional.
Pada Seksi 1, volume kendaraan mencapai 3.541 unit per hari. Kehadiran jalur fungsional ini dinilai mampu memperlancar arus lalu lintas serta mempercepat waktu tempuh antarwilayah di Provinsi Aceh selama masa mudik berlangsung.
Secara keseluruhan, trafik harian pada ruas tol yang tergabung dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi mencapai 104.409 kendaraan. Jumlah ini meningkat sebesar 4,65 persen dibandingkan trafik normal.
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, Minggu 22 Maret 2026, menyebutkan bahwa peningkatan ini menunjukkan efektivitas tol sebagai infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada momen arus mudik Lebaran.
Pihak Hutama Karya juga mengimbau para pengguna jalan untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum bepergian. Pengendara diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan selama perjalanan.










