Banda Aceh – Program Studi (Prodi) Ilmu Hadis (ILHA), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh tengah melaksanakan proses asesmen lapangan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang berlangsung pada 30 Maret hingga 1 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag dari UIN Raden Fatah Palembang dan Prof. Dr. Arifuddin Ahmad, M.Ag dari UIN Alauddin Makassar. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh Rektor UIN Ar-Raniry dan segenap sivitas akademika, khususnya di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.
Asesmen ini merupakan bagian penting dalam menilai mutu akademik dan tata kelola Prodi Ilmu Hadis, mulai dari kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga capaian tridarma perguruan tinggi. Selama proses berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra kerja sama.
Kaprodi Ilmu Hadis Dr. Lazuardi Muhammad Latif Lc.M.Ag P.Hd menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pendidikan ke depan.
“Kami berharap hasil terbaik dari proses ini, sekaligus menjadi dorongan untuk terus berbenah dan berkembang,” ujar Kaprodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Sementara itu, salah satu mahasiswa dan juga ketua Himpunan Prodi Ilmu Hadis, Rio Novrizal, mengungkapkan rasa bangganya atas pelaksanaan asesmen ini. Menurutnya, akreditasi menjadi bukti keseriusan prodi dalam menjaga kualitas dan memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa.
“Ini menjadi langkah penting agar Prodi Ilmu Hadis semakin dikenal luas dan dipercaya oleh masyarakat,” ujar Rio Novrizal
Dengan terlaksananya asesmen ini, Prodi Ilmu Hadis UIN Ar-Raniry diharapkan mampu meraih hasil akreditasi unggul serta terus berkontribusi dalam pengembangan kajian hadis di Indonesia.
Penulis Rijal Fandika









