BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh meminta bertemu dengan gubernur Aceh tanpa ada Ketua DPR Aceh, Zulfadli alias Abang Samalanga.
Penyampaikan tersebut disampaikan oleh anggota Fraksi PKB, Rijaluddin dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, Senin 06 April 2026.
Paripurna ini sendiri dipimpin langsung oleh Abang Samalanga. Di akhir paripurna, Rijaluddin meminta izin berbicara tapi Abang Samalanga terlihat buru-buru memotong.
“Pimpinan pimpinan. Satu saja permohonan pimpinan,” interupsi Rijaluddin, Fraksi PKB DPR Aceh dalam paripurna.
“Pimpinan saya tidak banyak permohonan,” ulang Rijaluddin lagi.
“Satu saja.”
Namun keinginan tersebut seperti dibatasi oleh pimpinan DPR Aceh, Abang Samalanga.
“Pak Rijal. Ya. Nanti kita komunikasi dengan rapat ya,” sela Abang Samalanga.
“Jangan di paripurna ini,” ujar Abang Samalanga lagi.
“Ini rapat saya lanjutkan ya.”
“Maaf pak Rijal. Sidang dewan yang terhormat,…,” kata Abang Samalanga kemudian.
Suasana sempat gaduh ketika keadaan tersebut berlangsung. Abang Samalanga terlihat berwajah pitam dan matanya beberapa kali berkedik ke arah Rijaluddin.
“Ini khusus untuk gubernur saja. Tidak untuk yang lain. Ini permohonan kami,” kata Rijal kemudian.
“Gini-gini. Pak Gub ada agenda lain,” sela Abang Samalanga lagi.
“Rijal. Rapat saya lanjutkan,” ujar Abang Samalanga kemudian dengan nada keras.
“Pak gubernur. Kami meminta seluruh anggota DPRA berjumpa dengan pak gubernur tanpa pimpinan. Setuju kawan kawan semua,” tanya Rijal kemudian.
“Terimakasih. Ini permohonan kami semua dari hati yang paling dalam,” ujar Rijal lagi.









