Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Fahri Hamzah Kunjungi Kampung Nelayan Mata Ie di Aceh Jaya

redaksi by redaksi
26/04/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Fahri Hamzah Kunjungi Kampung Nelayan Mata Ie di Aceh Jaya

CALANG – Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos., M.A.P bersama Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, SE mendampingi kunjungan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah ke Gampong Mata Ie (Babah Nipah), Kecamatan Sampoiniet pada sabtu sore (25/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau rencana lokasi pembangunan Perumahan Nelayan dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya mendorong kebangkitan kawasan pesisir serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Aceh Jaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, Prof.Dr. Zamanhuri, Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Walikota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, Plt Sekretaris Daerah Aceh Jaya, Masri, SE., M.Si, Unsur Forkopimda Aceh Jaya, para staf ahli, para asisten, kepala SKPK terkait, Camat Sampoiniet, dan unsur terkait lainnya

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan Forkopimda ini menunjukkan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan kawasan nelayan di wilayah pesisir tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen PKP, Fahri Hamzah menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan Aceh yang telah terjalin sejak lama. Ia mengungkapkan, pada masa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dirinya pernah diutus untuk membawa bantuan dari masyarakat Jepang bersama asosiasi Indonesia-Jepang untuk masyarakat Aceh.

“Saya punya kedekatan sejarah dengan Aceh. Dulu, saat zaman Presiden Gus Dur, saya pernah diutus untuk bertemu dan membawa bantuan dari masyarakat Jepang. Jadi, bagi saya, Aceh ini sangat dekat,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan pesisir seperti Mata Ie memiliki nilai sejarah dan strategis yang sangat besar bagi masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara maritim dengan garis pantai yang sangat panjang dan kehidupan masyarakatnya sejak awal bertumpu pada peradaban pesisir.

“Kita ini bangsa pesisir. Awal peradaban Indonesia lahir dari laut, dari sungai, dari kawasan pantai. Karena itu, saya membayangkan Mata Ie ini bisa menjadi monumen kebangkitan masyarakat pesisir, tempat saudara-saudara kita kembali ke kampungnya sendiri, bangkit menjadi nelayan sesungguhnya, dan menghidupi kawasan ini agar berkontribusi bagi nasional,” katanya.

Fahri Hamzah juga menegaskan bahwa pembangunan kampung nelayan merupakan bagian dari visi Presiden untuk membangun Indonesia dari pinggiran, bukan hanya dari pusat kota.

“Presiden ingin desa tumbuh, pesisir tumbuh, nelayan dan petani tumbuh. Jangan hanya kota yang berkembang. Karena itu, kami siap membantu Pak Bupati dan Ketua DPRK Aceh Jaya melalui kerja sama lintas kementerian, mulai dari Kementerian PU, Kementerian Kelautan, Pariwisata, Kementerian Desa, hingga Kementerian Perumahan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap harapan masyarakat Gampong Mata Ie yang selama ini mendambakan pembangunan kawasan nelayan yang representatif.

“Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Wamen yang telah hadir langsung ke Aceh Jaya bersama Pak Prof. Ini merupakan tindak lanjut dari harapan dan impian masyarakat Mata Ie. Kehadiran Bapak Wamen menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam melihat langsung kondisi dan potensi kawasan ini,” ujar Safwandi.

Ia menyebutkan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting karena kawasan tersebut sudah cukup lama belum tersentuh perhatian langsung dari pemerintah pusat pada level kementerian.

“Sudah lama kawasan ini tidak mendapatkan perhatian langsung seperti hari ini. Bahkan sekarang langsung ditinjau oleh Bapak Wamen. Ini menjadi harapan besar bagi pemerintah daerah agar pembangunan Kampung Nelayan Mata Ie benar-benar dapat terwujud,” katanya.

Bupati berharap pembangunan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat nelayan setempat, tetapi juga menjadi destinasi unggulan baru bagi Aceh Jaya yang dapat dinikmati seluruh masyarakat Aceh.

“Semoga pembangunan ini berguna bagi Gampong Mata Ie, bagi masyarakat nelayan, dan secara umum untuk Aceh Jaya. Ini bukan hanya soal kampung nelayan, tetapi juga bisa menjadi destinasi daerah yang terintegrasi dengan pembangunan pesisir dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Provinsi Aceh,” tutupnya.

Previous Post

MBG di Pidie Libatkan UMKM Lokal, Pedagang Pasar Pante Teungoh Jadi Pemasok Buah

Next Post

Daerah di Sumut dan Sumbar Bantu Penanganan Bencana Aceh, Terkumpul Rp 287 M

Next Post
Mendagri Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tenda pada Lebaran di Aceh

Daerah di Sumut dan Sumbar Bantu Penanganan Bencana Aceh, Terkumpul Rp 287 M

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Raja Sayang Buka Festival Literasi Nagan Raya 2026, Dorong Budaya Baca di Era Digital

Wabup Raja Sayang Buka Festival Literasi Nagan Raya 2026, Dorong Budaya Baca di Era Digital

13/10/2026
MPU Abdya Gelar Musda ke-V, Bupati Minta Ulama Berkolaborasi untuk Ummat dan Daerah

MPU Abdya Gelar Musda ke-V, Bupati Minta Ulama Berkolaborasi untuk Ummat dan Daerah

13/10/2026
Aceh Tengah Terima Dukungan 5 Dump Truck dan 5 Motor Roda Tiga untuk Pengelolaan Sampah

Aceh Tengah Terima Dukungan 5 Dump Truck dan 5 Motor Roda Tiga untuk Pengelolaan Sampah

13/10/2026
Satgas PRR Minta Pemerintah Daerah di Aceh Tingkatkan Kewaspadaan

Satgas PRR Minta Pemerintah Daerah di Aceh Tingkatkan Kewaspadaan

13/10/2026
Mahasiswa USK Latih Siswa MTsN 2 Aceh Besar Olah Sampah Jadi Ekobrik

Mahasiswa USK Latih Siswa MTsN 2 Aceh Besar Olah Sampah Jadi Ekobrik

13/10/2026

Terpopuler

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

12/10/2026

Fahri Hamzah Kunjungi Kampung Nelayan Mata Ie di Aceh Jaya

Tokoh Muda Susoh Apresiasi Bupati Dr. Safaruddin Atas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Panjang Baru

Pekerja Tersengat Listrik di Atas Ruko Pidie Jaya, Jatuh 5 Meter hingga Meninggal

Bupati Safaruddin Lepas Persada Abdya U-17 ke Babak 8 Besar Piala Soeratin di IKN

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com