Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

ABK Asal Aceh yang Tenggelam di Perairan Ende Ditemukan Tewas

redaksi by redaksi
18/03/2024
in Nanggroe
0
ABK Asal Aceh yang Tenggelam di Perairan Ende Ditemukan Tewas

Foto: Evakuasi ABK asal Aceh yang tenggelam di perairan Ende, NTT, Minggu (17/3/2024). (Istimewa)

Ende – Anak buah kapal (ABK) bernama Syafrizal asal Desa Pasir Putih, Kecamatan Peureulak, Provinsi Daerah Istimewa (DI) Aceh, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (17/3/2024). Syafrizal sebelumnya dikabarkan tenggelam saat memasang jaring penangkap ikan.

Syafrizal ditemukan pertama kali oleh Kapten Kapal Alam Bahari yang ditumpanginya. Petugas Siaga Basarnas Maumere langsung menyampaikan informasi tersebut kepada Tim SAR Gabungan untuk melakukan evakuasi terhadap Syafrizal.

“Korban dievakuasi dari Kapal Alam Bahari ke RIB Basarnas Maumere dan dibawa ke RSUD dr. TC Hillers Maumere,” ungkap Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan kepada detikBali, Minggu.

Kejadian bermula saat Syafrizal memasang jaring penangkap ikan sekitar pukul 05.00 Wita di Perairan Ende. Saat itu cuaca dan angin gelombang sekitar 1-1,5 meter.

Setelah memasang jaring, dia berenang ke bawah air bersama kepala kamar mesin (KKM) kapal. Mereka mengecek ikan-ikan yang telah berada di dalam jaring penangkap. Setelah mengecek, KKM naik terlebih dahulu ke atas kapal.

“Sementara korban berada di pelampung jaring pukul 05.40 Wita hingga pukul 06.00 Wita, seluruh awak kapal masih melihat korban berada di pelampung jaring,” beber Ridwan.

Kapten kapal sempat menanyakan keberadaan Syafrizal, namun ketika dicek kembali korban sudah tidak berada di pelampung jaring tersebut maupun di bawah jaring kapal.

Begitu mendapat laporan, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan mengerahkan RIB Basarnas Maumere dan peralatan selam SAR di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 12.30 Wita.

Sumber: detik.com

Previous Post

Pj Gubernur Minta Panita Besar Wilayah Aceh Matangkan Persiapan PON 2024

Next Post

Harga Ayam Potong di Pidie Naik Rp7.000 per Kilogram

Next Post
Juni, Daging Ayam Ras Penyumbang Tertinggi Inflasi di Aceh

Harga Ayam Potong di Pidie Naik Rp7.000 per Kilogram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Abdya Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Kinerja

Bupati Abdya Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Kinerja

30/09/2026
Gabungan Tani Seunubok Lubok Raja Karya Abadi dan Aliansi Layangkan Surat Permintaan RDP ke Pimpinan DPRK Abdya

Gabungan Tani Seunubok Lubok Raja Karya Abadi dan Aliansi Layangkan Surat Permintaan RDP ke Pimpinan DPRK Abdya

30/09/2026
20.293 Rumah Terdampak Banjir, Rehab Rekon Pidie Jaya Dikebut

20.293 Rumah Terdampak Banjir, Rehab Rekon Pidie Jaya Dikebut

30/09/2026
Tim SMKN 1 Pante Bidari Raih Anugerah Film Terbaik di Ajang ADC 2026

Tim SMKN 1 Pante Bidari Raih Anugerah Film Terbaik di Ajang ADC 2026

30/09/2026
Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

30/09/2026

Terpopuler

ABK Asal Aceh yang Tenggelam di Perairan Ende Ditemukan Tewas

ABK Asal Aceh yang Tenggelam di Perairan Ende Ditemukan Tewas

18/03/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com