Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Warga Blokir Jalan ke Penampungan Imigran Rohingya di Aceh Timur

redaksi by redaksi
16/04/2024
in Lintas Timur
0
Warga Blokir Jalan ke Penampungan Imigran Rohingya di Aceh Timur

Mobil mengangkut air bersih untuk imigran etnis Rohingya terpaksa berhenti setelah warga memblokir jalan menuju lokasi penampungan di Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16/4/2024). ANTARA/HO-Dok Warga

Aceh Timur – Warga Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, memblokir atau menutup satu-satunya jalan ke lokasi penampungan imigran etnis Rohingya di Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Muzakir, warga Seuneubok Rawang di Aceh Timur, Selasa, mengatakan, penutupan jalan menuju Kuala Parek tersebut dipicu kerusakan jalan dan jembatan di desa tersebut.

“Berbagai jenis kendaraan menuju Kuala Parek melintasi jalan Seuneubok Rawang. Dampaknya, jalan serta jembatan rusak, sehingga sulit dilintasi masyarakat. Jalan tersebut juga satu-satunya menuju ke lokasi penampungan imigran etnis Rohingya,” kata Muzakir.

Muzakir menyebutkan selama ini banyak kendaraan pengangkut logistik dan mobil yang berkepentingan ke lokasi penampungan imigran etnis Rohingya di Kuala Parek.

Menurut Muzakir, kerusakan bukan hanya pada jalan di pemukiman penduduk saja. Akan tetapi juga jalan di sepanjang kolam budi daya bandeng, kepiting, dan udang akibat lalu lintas kendaraan ke penampungan imigran etnis Rohingya tersebut.

“Jalannya masih bertanah. Kalau panas, badan jalan berdebu. Warga yang rumahnya sepanjang jalan tersebut terpaksa menghirup debu saat kendaraan pengangkut logistik dan mobil berkepentingan ke lokasi penampungan imigran tersebut di Kuala Parek melintas,” katanya.

Dampak penutupan jalan menuju Kuala Parek, dua unit mobil pengangkut air bersih tidak bisa dilewati, sehingga air untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) imigran etnis Rohingya.

Namun setelah berkoordinasi akhirnya penutupan dibuka sementara. Setelah dua unit mobil tersebut selesai mengangkut air ke penampungan etnis Rohingya, warga kembali memblokir.

Selanjutnya, mobilisasi konsumsi imigran di Kuala Parek menggunakan kendaraan roda dua, sehingga tidak mengakibatkan jalan tersebut rusak, kata Muzakir.

“Selain kerusakan badan jalan, salah satu jembatan juga rusak sejak sebulan lalu. Hingga saat ini tidak ada yang pihak yang merasa bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut,” kata Muzakir.

Sebelumnya, 137 imigran tersebut mendarat di Pantai Kuala Parek, Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (1/2) sekira pukul 04.00 WIB. Mereka terdiri 40 laki-laki dewasa, 47 wanita dewasa, 23 anak perempuan dan 27 anak laki-laki.

Seratusan imigran tersebut keluar dari Cox s Bazar, lokasi pengungsian di Bangladesh, dengan menumpangi kapal kayu sejak 5 Desember 2023. Setelah mengapung 55 hari di laut, akhirnya 137 imigran itu mendarat di Pantai Kuala Parek.

Sumber: antara

Previous Post

Kehadiran ASN Kemenag Aceh Besar Capai 100 Persen Usai Libur Lebaran

Next Post

21 Warga Tewas di Jalan Selama Mudik Idul Fitri di Aceh

Next Post
Menteri Selandia Baru Mundur usai Mengemudi Ugal-ugalan saat Mabuk

21 Warga Tewas di Jalan Selama Mudik Idul Fitri di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

Dewan Terima Aspirasi Pedagang di Jalan Tengku Chik Pante Kulu

30/09/2026
Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

30/09/2026
Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

30/09/2026
32 Pejabat di Aceh Utara Ikut Uji Kompetensi

32 Pejabat di Aceh Utara Ikut Uji Kompetensi

30/09/2026
Kemenag Salurkan Bantuan Rp6,6 Miliar Pulihkan 9 PTKIS di Aceh

Kemenag Salurkan Bantuan Rp6,6 Miliar Pulihkan 9 PTKIS di Aceh

30/09/2026

Terpopuler

Warga Blokir Jalan ke Penampungan Imigran Rohingya di Aceh Timur

Warga Blokir Jalan ke Penampungan Imigran Rohingya di Aceh Timur

16/04/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com