Aceh Selatan- Sejumlah petani di Gampong mutiara,kecamatan sawang, kabupaten Aceh selatan mengalami kerugian. Pasalnya, tanaman padi tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan hasil panen akibat terkena hama penyakit hingga padi seperti terbakar dan memerah pada batang dan daun.
Informasi yang dihimpun media ini, panen padi khususnya di gampong mutiara, belum diketahui hama apa yang menggerogoti tanaman padi mereka hingga diperkirakan akan terjadi penyusutan jumlah hasil panen nantinya.

“Sofyan Ys, petani asal mutiara ini mengatakan bahwa berbagai cara sudah dilakukan oleh petani untuk mengatasi hama pada tanaman padi milik mereka,penyemprotan sudah berkali kali dilakukan,pemberian pupuk juga demikian. Namun tidak menunjukkan perubahan yang signifikan,cuman kalau dibandingkan dengan pertama serangan hama kini sudah agak lumayan ada perubahan. ditanya soal bantuan, jangankan bantuan obat hama para penyuluh pun tidak pernah hadir dan melihat kami para petani yang sedang diserang hama. tapi soyan menuturkan bahwa diperkirakan panen kali ini tidak sesuai harapan, biasanya saya sekali panen mencapai 30 goni. Cuman kali ini sepertinya paling dapat 7 goni dan itupun kalau ada yang penting kami tidak patah semangat,’ ujar sofyan.
“Akbarrudin, menyebutkan. tidak adanya bantuan dari pemerintah Aceh Selatan sekaligus ilmu para petani terbatas membuat mereka kelimpungan mengatasi hama satu ini,apalagi dalam menyediakan obat-obatan untuk mengatasi hama tersebut merogoh kocek para petani terlalu besar, tidak cukup satu-dua botol obat satu hari untuk dilakukan penyemprotan dan itu berulang-ulang mereka lakukan penyemprotan, perubahan terjadi ada tapi tidak sempurna lagi seperti semula, jadi kita rawat saja yang sisa nya walaupun tidak begitu sempurna lagi,’ tutur akbar.
Areal tanam ditempat mereka kurang lebih 12 hektar,
Harapan para petani kepada pemerintah,cobalah lihat kami dibawah dan sering-sering lah turun kelapangan agar kami tercerahkan,paling tidak bisa mengobati kekecewaan kami yang sedang berjibaku dengan hama,’ Harap Akbar.
Sejumlah tokoh masyarakat meminta kepada PJ Bupati untuk mengevaluasi kepala dinas pertanian Aceh selatan, mereka menilai kadis pertanian sepertinya tidak menguasai bidang pertanian, banyak nya keluhan masyarakat bahwa mayoritas petani merasa diabaikan. Apalagi sampai saat ini wilayah Meukek,sawang sampai labuhan haji raya kadis pertanian tidak pernah turun dan melihat apalagi mendengar keluhan para petani.
Mayoritas petani disawang merasa kecewa dan merasa tidak diperhatikan oleh dinas terkait,apalagi bupatinya tidak pernah turun kelapangan untuk melihat para petani disini dan apa saja keluhan para petani,’ tutup nya.










