Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tamiang Cegah Stunting dari Kampung Terpencil Perbatasan Aceh-Sumut

redaksi by redaksi
11/05/2024
in Lintas Timur
0
Tamiang Cegah Stunting dari Kampung Terpencil Perbatasan Aceh-Sumut

Dokumentasi - Pemkab Aceh Tamiang meluncurkan program Gammawar 2024 dalam upayakan pencegahan stunting dari Kampung Alur Mentawak perbatasan Aceh-Sumut, di Aceh Tamiang, Rabu (8/5/2024). (ANTARA/HO-Pemkab Aceh Tamiang)

Tamiang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang terus berupaya menekan angka stunting atau pertumbuhan tidak normal anak melalui program Gampong Mawaddah Warahmah (Gammawar) Aceh 2024 yang dipusatkan di Kampung Alur Mentawak, Kecamatan Kejuruan Muda.

Pj Bupati Aceh Tamiang Asra, Sabtu, mengatakan Kampung Alur Mentawak terpilih sebagai Gampong Mawaddah Warahmah setelah melewati tahapan penilaian dari Dinas PMKPPKB untuk diperlombakan ke tingkat Provinsi Aceh.

Alur Mentawak merupakan sebuah kampung baru hasil pemekaran dari kampung induk (Seumadam) berlokasi di perbatasan Aceh-Sumatera Utara. Posisinya yang terpencil diharapkan bisa menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat lewat program Gammawar tersebut.

“Kampung boleh terpencil, rumah boleh sederhana tetapi harus bersih. Maka dari itu Gammawar ini sangat penting karena semua program pokok PKK terimplementasi di dalamnya,” katanya di Aceh Tamiang.

Ia mengatakan pihaknya telah meluncurkan Gampong Mawaddah Warahmah di Alur Mentawak pada Rabu (8/5). Acara peresmian Gammawar dihadiri Sekda, kepala OPD, camat dan ketua TP-PKK tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Asra mengapresiasi pengurus PKK yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Gammawar dinilai merupakan wujud dari 10 program pokok PKK di setiap kampung, seperti posyandu, kesejahteraan perempuan, perlindungan anak dan kegiatan pendukung lainnya.

“Peran para ibu sangat penting dalam menjalankan sepuluh program pokok PKK yang ada, mulai dari pengamalan Pancasila, pembentukan akhlak dan peningkatan perekonomian keluarga hingga kesehatan anak,” ujarnya.

Asra menyadari pengendalian kasus stunting memang semestinya dimulai dari mengubah pola pikir masyarakat yang disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pihaknya berharap dari perlombaan Gammawar tahun ini paling utama adalah masyarakat bisa menjadi lebih sehat lahir dan batin.

“Meskipun masalah stunting tidak tuntas, tetapi minimal tidak melahirkan angka stunting yang baru,” katanya.

Pj bupati juga menekankan, seluruh SKPK terkait dapat berpartisipasi aktif menyukseskan program Gammawar di Kampung Alur Mentawak.

“Para OPD wajib membantu mengoptimalkan implementasi Gammawar yang dipusatkan di Kampung Alur Mentawak, Kejuruan Muda salah satunya fokus kepada penurunan angka stunting di daerah,” katanya.

Dihubungi terpisah, Datok Penghulu (kepala desa) Alur Mentawak, Jajang Sunarya menilai, penunjukan kampungnya sebagai Gammawar 2024 merupakan hal yang mengejutkan sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakatnya.

Pihaknya akan berupaya menekan angka stunting di Alur Mentawak dengan dukungan dari Pemkab Aceh Tamiang.

“Insya Allah stunting bisa berkurang. Namun kami berharap dari pemda dapat memberikan dukungan yang maksimal dalam pelaksanaan Gammawar di kampung kami yang notabene sebagai pemerintahan kampung baru,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

BMKG: Waspada Gelombang Dua Meter di Samudera Hindia Barat Aceh

Next Post

KKP Imbau Nelayan Aceh Tak Merusak Ekologi Laut dengan Pukat Trawl

Next Post
KKP Upayakan Solusi Jangka Pendek Tangani Ikan Berlimpah di Aceh

KKP Imbau Nelayan Aceh Tak Merusak Ekologi Laut dengan Pukat Trawl

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Ada Tumpahan CPO di Gunung Geurutee Bahayakan Pengemudi

Ohku, Ada Tumpahan CPO di Gunung Geurutee Bahayakan Pengemudi

26/04/2026
1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

26/04/2026
Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, Abdya dan 11 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, Abdya dan 11 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

26/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

26/04/2026
Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

26/04/2026

Terpopuler

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

25/04/2026

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Jawa Tengah dan Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp1,06 Triliun

MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com