Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Ahli Geologi: Penyediaan Air Permukaan Bisa Atasi Kekeringan di Aceh Besar

redaksi by redaksi
09/07/2024
in Lingkungan
0
Pemkab Aceh Besar Berlakukan Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Warga memasukkan air bersih ke sejumlah ember penampungan di Gampong Lamcok, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (15/6/2024). (ANTARA FOTO/AMPELSA)

Banda Aceh – Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Aceh menyatakan penyediaan air permukaan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air atau kekeringan yang melanda wilayah Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

“Untuk kekeringan di Lhoknga, Aceh Besar ini, upaya jangka panjangnya memang melalui penyediaan air permukaan,” kata Ketua IAGI Aceh Joni R Ahmad PhD, di Banda Aceh, Selasa.

Sebagai informasi, Pemkab Aceh Besar telah memberlakukan status siaga darurat bencana kekeringan untuk wilayah Kecamatan Lhoknga. Penetapan status bencana tersebut agar penanganannya dapat dilakukan secara komprehensif, dan keberlanjutan.

Joni mengatakan wilayah Lhoknga merupakan daerah yang kurang ketersediaan air tanah, karena masuk dalam kawasan tanah gamping. Di wilayah tersebut, air tanah dangkal memang tersedia, tetapi dipengaruhi oleh musim berbeda. Karena itu, perlu dilakukan penyediaan air permukaan sebagai salah satu solusi mengatasi krisis air tersebut.

Ia menjelaskan air permukaan yang dimaksud adalah menyuplai dari sumber air sungai terdekat yaitu sungai Leupung atau Sarah.

Caranya, PDAM Aceh Besar bisa mengembangkan jaringan pipa sampai ke Lhoknga atau kemudian membangun IPA (Instalasi pengolah air) hingga ke kawasan tersebut.

Joni menegaskan, untuk kawasan Lhoknga memang harus dibangun pipa air oleh PDAM Aceh Besar. Karena kawasan itu tidak bisa mengandalkan sumur bor memang mengingat airnya sangat kurang.

Apalagi, biayanya juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan penyediaan air saat kemarau menggunakan mobil tangki setiap terjadi kekeringan.

“Walaupun investasi awal bangun pipanya mahal, tetapi kan bisa jadi solusi jangka panjang,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk program jangka pendek, Pemerintah Aceh Besar, provinsi maupun pihak swasta seperti pabrik semen SBA di Lhoknga diharapkan dapat berkontribusi untuk menyediakan air bersih kepada warga setempat.

“Untuk program darurat bisa dengan mendistribusikan air bersih secara berkelanjutan. Bisa juga melibatkan pihak swasta,” demikian Joni R Ahmad PhD.

Sumber: antara

Previous Post

Ombudsman Verifikasi Laporan Masyarakat Terkait PPDB di Aceh

Next Post

Citra Satelit Ungkap Iran Diam-diam Perluas Produksi Rudal

Next Post
Citra Satelit Ungkap Iran Diam-diam Perluas Produksi Rudal

Citra Satelit Ungkap Iran Diam-diam Perluas Produksi Rudal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

26/09/2026
Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

26/09/2026
Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

26/09/2026
Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

26/09/2026
Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

26/09/2026

Terpopuler

Pemkab Aceh Besar Berlakukan Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Ahli Geologi: Penyediaan Air Permukaan Bisa Atasi Kekeringan di Aceh Besar

09/07/2024

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Melati yang Mekar dari Sigli

FPMI Aceh Gelar Bimtek Madrasah Inklusif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com