Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tangkapan Ikan Nelayan di PPI Aceh Jaya Capai 300 Ton Lebih Perbulan

redaksi by redaksi
27/06/2025
in Ekonomi
0
BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Capai Empat Meter di Perairan Aceh

Ilustrasi - Sejumlah nelayan melakukan perbaikan kapal sebelum melaut di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/7/2024). (ANTARA/Khalis Surry)

Banda Aceh – Tangkapan ikan nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lhok Rigaih, Kabupaten Aceh Jaya, mencapai sekitar 300 ton setiap bulan.

“Alhamdulillah untuk pasokan kita di pelabuhan ini tercukupi, per hari bisa 10 ton, dan per bulan mencapai 300 ton lebih saat musim ikan banyak,” kata Sekretaris Panglima Laot Lhok Rigaih Maulizar di Aceh Jaya, Kamis.

Sebagai informasi, Panglima Laot merupakan lembaga adat laut Aceh yang membawahi nelayan di Aceh, di bawah dinas kelautan dan perikanan. Semua permasalahan yang berhubungan dengan nelayan di laut tidak terlepas dari wewenang lembaga tersebut.

Dirinya menjelaskan, PPI Lhok Rigaih menjadi salah satu pelabuhan singgah dari sejumlah nelayan di Provinsi Aceh, selain jarak tempuh nelayan yang dekat, tempatnya juga strategis karena berada di kawasan teluk.

“PPI kita memang menjadi salah satu tempat singgahan nelayan saat melaut dari seluruh Aceh, oleh sebab itu pembenahan memang sudah sangat diperlukan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hasil tangkapan ikan di sana bervariasi mulai dari jenis sisik (tuna kecil) cakalang dan regak. Dan rata-rata di bawa ke wilayah timur utara Aceh hingga Sibolga, Sumatera Utara.

“Pasokan ikan Aceh Jaya itu kebanyakan dibawa Banda Aceh, wilayah timur seperti Kabupaten Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur dan ke Sibolga,” katanya.

Dirinya menjelaskan, kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan di PPI Rigaih tersebut adalah es balok, mengingat selama ini masih didatangkan dari Meulaboh Kabupaten Aceh Barat dengan jarak tempuh sekitar dua jam.

“Begitu juga dengan BBM karena kita belum ada Pertamina khusus nelayan di sini, dan juga didatangkan dari jauh,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sekitar dermaga pelabuhan tersebut juga sudah mulai dangkal, sehingga kapal ikan berkapasitas besar susah merapat. Diharapkan, adanya perhatian pemerintah terhadap masalah ini.

“Termasuk juga docking kapal, hanya bisa untuk kapal yang kapasitas kecil saja, padahal kapal nelayan kita sudah mulai ada yang besar-besar,” demikian Maulizar.

Sumber: antara

Previous Post

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 4,49 Ton Narkoba Sepanjang 2025

Next Post

Konvoi Jalan Kaki, Anak-Anak Gampong Suak Nibong Gelar Pawai 1 Muharram 1447 H

Next Post
Konvoi Jalan Kaki, Anak-Anak Gampong Suak Nibong Gelar Pawai 1 Muharram 1447 H

Konvoi Jalan Kaki, Anak-Anak Gampong Suak Nibong Gelar Pawai 1 Muharram 1447 H

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026
Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

28/07/2026
Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

28/07/2026
Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

28/07/2026
Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

28/07/2026

Terpopuler

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Capai Empat Meter di Perairan Aceh

Tangkapan Ikan Nelayan di PPI Aceh Jaya Capai 300 Ton Lebih Perbulan

27/06/2025

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com