Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Keren, Pantai Lehi yang Masih Sepi Ini Berair Hangat

Admin1 by Admin1
30/03/2020
in Pariwisata
0

Jakarta – Bila Selandia Baru memiliki Hot Water Beach, Indonesia memiliki Pantai Temboko Lehi atau Pantai Lehi, Sulawesi Utara. Hot Water Beach selalau ramai dengan pengunjung. Di pantai itu, wisatawan hanya butuh menggali pasir pantai, lalu abrakadabra! Muncullah air laur hangat.

Lain halnya di Pantai Temboko Lehi, air laut di pantai bertebingnya benar-benar hangat. Wisatawan teinggal menceburkan diri pada air laut sebening kaca itu. Dan nikmatilah mandi air hangat sepuasnya di pantai.

Pantai Temboko Lehi berada di Kecamatan Siau Barat di Kepulauan Sitaro. Pantai ini berada di Pulau Siau yang merupakan bagian dari Kabupaten Siau Tagulandang Biraro atau Sitaro. Untuk menjangkaunya, wisatawan bisa memulai perjalanan dari Manado, ibu kota Sulawesi Utara. Dari Pelabuhan Manado, kapal akan menempuh perjalanan sejauh 137 kilometer menuju Pulau Siau.

Terdapat pelayaran kapal reguler yang berangkat setiap hari ke Pulau Siau. Hanya butuh kurang lebih empat jam dengan cuaca cerah untuk tiba ke Pulau Siau. Dari Pelabuhan Pehe di pulau itu, wisatawan bisa menuju Pantai Temboko Lehi, dengan ojek — dengan lama perjalanan sekitar 20 menit.

Lelahnya perjalanan terbayar kontan. Laut yang bening dengan tebing indah itu, rupanya jarang dikunjungi wisatawan — bahkan belum populer. Para turis backpacker yang menemukan Pantai Temboko Lehi ini. Jadi tidak usah khawatir perihal keramaian, yang kadang justru membuat pelesiran tak nyaman.

Kaki Gunung Karangetang

Pantai ini berada di kaki Gunung Karangetang yang cukup aktif. Air laut yang panas itu, karena aktivitas vulkanik. Ikan-ikan pun jarang ditemui di pantai karena airnya hangat dan tak begitu asin. Atraksi utama di pantai ini, tentu saja berendam dan berenang.

Agar badan tak kaget tersengat panas, mulailah di kolam-kolam kecil yang ada di pinggir pantai. Bila tubuh sudah terbiasa, silakan berenang dan berendam di pantai. Spot pantai yang airnya tidak terlalu panas, bahkan cenderung hangat terletak agak terpencil. Wisatawan harus berjalan beberapa meter dari pantai berpasir dan menyusuri batu-batu besar untuk menemukan lekukan bebatuan.

Di lokasi bebatuan di sini, Anda bisa merasakan sensasi hangat dari uap air panas yang keluar dari bebatuan. Pantai yang kian terkenal ini mulai dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Misalnya kini ada tempat santai bagi pengunjung, toilet umum, dan membangun kolam renang untuk para pengunjung. Tidak perlu ketakutan kemalaman saat berwisata ke pantai berair panas ini, karena ada penginapan di sekitar Kabupaten Sitaro.

Sumber: Tempo

Tags: pantai lehitemboko lehi
Previous Post

Rupiah Ditutup Melemah ke Level 16.338 per Dolar AS

Next Post

Lockdown Warung Kopi dan Panik Belajar Online

Next Post

Lockdown Warung Kopi dan Panik Belajar Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

20/10/2026
TRK Temui Warga ODGJ dan Keluarga di Kecamatan Seunagan

TRK Temui Warga ODGJ dan Keluarga di Kecamatan Seunagan

20/10/2026
PT PEMA Matangkan Strategi Penguatan Bisnis Hasil Diversifikasi Menuju 2027

PT PEMA Matangkan Strategi Penguatan Bisnis Hasil Diversifikasi Menuju 2027

20/10/2026
Sesudah Diberitakan Bulog Turun ke Sawah, Harga Gabah di Abdya Naik Lagi Rp6.700 Hingga Rp6.800

Sesudah Diberitakan Bulog Turun ke Sawah, Harga Gabah di Abdya Naik Lagi Rp6.700 Hingga Rp6.800

20/10/2026
Pemerintah Kecamatan Jeumpa Gelar Bimtek Penyelarasan dan Tata Cara Perubahan RPJM Gampong 2023-2028

Pemerintah Kecamatan Jeumpa Gelar Bimtek Penyelarasan dan Tata Cara Perubahan RPJM Gampong 2023-2028

20/10/2026

Terpopuler

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

18/10/2026

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

IKAT Aceh Lepas 208 Mahasiswa Baru ke Al-Azhar Mesir, Harapkan Dukungan Beasiswa

Hujan Deras, Gayo Lues Diterjang Longsor Susulan di Desa Ketukah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com