Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Belum 24 Jam Damai, Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata

redaksi by redaksi
29/07/2025
in Internasional
0
Banjir Besar Tewaskan 30 Orang di Beijing China, 80 Ribu Dievakuasi

Baru sepakat gencatan senjata, Thailand tuding Kamboja luncurkan serangan lagi di perbatasan. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA

Jakarta – Militer Thailand menuding Kamboja melanggar kesepakatan gencatan senjata, karena masih melanjutkan serangan di perbatasan.

Padahal kedua pemimpin baru menyepakati gencatan senjata tanpa syarat, dalam mediasi yang digelar di Malaysia pada Senin (28/7) malam.

Juru bicara militer Thailand Winthai Suwaree mengatakan bahwa pihaknya mendeteksi tembakan artileri yang diluncurkan dari sisi Kamboja ke sejumlah wilayah Thailand.

“Pada saat perjanjian berlaku, pihak Thailand mendeteksi bahwa pasukan Kamboja melancarkan serangan bersenjata ke beberapa wilayah Thailand,” kata Winthai pada Selasa (29/7), seperti dikutip AFP.

“Ini merupakan pelanggaran yang disengaja terhadap kesepakatan, dan upaya yang jelas untuk melemahkan rasa saling percaya,” lanjutnya.

Winthai berujar pasca militer mendeteksi serangan Kamboja, pihaknya merespons dengan tepat untuk “membela diri”.

Sebaliknya, Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, menegaskan tidak ada “bentrokan bersenjata satu sama lain di wilayah mana pun”.

Menurut kesaksian jurnalis AFP, di Kota Samraong, Kamboja, yang berjarak 20 kilometer dari perbatasan, suara ledakan sempat berhenti terdengar dalam 30 menit menjelang tengah malam tadi. Ketenangan itu pun terus berlanjut hingga fajar.

“[Ketegangan di] garda depan telah mereda sejak gencatan senjata berlaku tengah malam tadi,” tulis Perdana Menteri Kamboja Hun Manet di Facebook, Selasa pagi.

Perang Thailand dan Kamboja yang pecah pada Kamis (24/7) lalu telah menewaskan sedikitnya 38 orang dan memaksa nyaris 300.000 orang mengungsi.

Militer kedua negara bersitegang di sejumlah wilayah perbatasan hingga membuat komunitas internasional was-was.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun turun tangan guna meredakan konflik dua negara ASEAN itu.

Thailand dan Kamboja akhirnya sepakat diskusi gencatan senjata karena tekanan Trump, serta desakan dari Malaysia selaku ketua ASEAN saat ini.

Pembicaraan gencatan senjata itu dihelat pada Senin (28/7) sore di Malaysia, dengan dihadiri langsung Perdana Menteri Kamboja Hun Manet, Perdana Menteri sementara Thailand Phumtham Wechayachai, dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Perwakilan Amerika Serikat serta China juga ikut serta dalam pembicaraan.

AS adalah sekutu dekat Thailand, sementara China merupakan sekutu dekat Kamboja. Thailand dan Kamboja pun sepakat melakukan gencatan senjata mulai tengah malam tadi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Banjir Besar Tewaskan 30 Orang di Beijing China, 80 Ribu Dievakuasi

Next Post

Trump Sindir Wali Kota London Sadiq Khan Orang Jahat

Next Post
Banjir Besar Tewaskan 30 Orang di Beijing China, 80 Ribu Dievakuasi

Trump Sindir Wali Kota London Sadiq Khan Orang Jahat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Banjir Besar Tewaskan 30 Orang di Beijing China, 80 Ribu Dievakuasi

Belum 24 Jam Damai, Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata

29/07/2025

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com