Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Mapala se-Aceh Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Seulawah Agam

redaksi by redaksi
19/08/2025
in Lintas Timur
0
Mapala se-Aceh Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Seulawah Agam

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Aceh sukses melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Seulawah Agam pada 17 Agustus. (ANTARA/HO-Mapala)

Banda Aceh – Dalam rangka memperingati 80 Tahun RI, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Aceh sukses melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Seulawah Agam pada 17 Agustus.

Seulawah Agam adalah salah satu gunung bersejarah sekaligus kebanggaan masyarakat Aceh. Kegiatan itu diinisiasi oleh Mapala Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) dan dihadiri oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai organisasi pecinta alam perguruan tinggi di Aceh.

Berdasarkan rilis pers yang diterima di Banda Aceh, Senin, upacara dimulai sejak pagi hari, dengan prosesi yang khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Puncak acara ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih di ketinggian Gunung Seulawah Agam, yang menjulang setinggi ±1.800 meter di atas permukaan laut.

Suasana hening dan khusyuk menyelimuti jalannya upacara, sementara kibaran Merah Putih di puncak gunung menjadi simbol kokohnya persatuan bangsa Indonesia.

Bagi peserta, pendakian menuju puncak dan pelaksanaan upacara memiliki makna yang lebih dari sekadar peringatan kemerdekaan. Gunung Seulawah Agam, yang kerap disebut “ibu” oleh masyarakat Aceh karena menjadi salah satu landmark alam paling penting, dipilih sebagai lokasi untuk mengingatkan generasi muda bahwa kemerdekaan bukan hanya diwariskan, tetapi harus terus dijaga dengan kerja nyata, termasuk menjaga kelestarian alam.

Ketua Mapala STI Kehutanan Farhan Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pengingat akan pengorbanan para pahlawan serta peran penting pemuda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Pengibaran bendera di puncak Gunung Seulawah Agam bukan hanya upacara seremonial. Ini adalah bentuk pernyataan bahwa kecintaan kepada tanah air berjalan seiring dengan kepedulian menjaga alam. Kami ingin menegaskan, perjuangan hari ini adalah merawat Indonesia dan lingkungannya untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Selain upacara, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antar-Mapala se-Aceh. Melalui momentum ini, para peserta berkomitmen untuk terus bersatu, mengedepankan semangat kebersamaan, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Peringatan 80 Tahun Indonesia Merdeka menjadi penanda perjalanan panjang bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan. Bagi mahasiswa pecinta alam, merayakan kemerdekaan di puncak gunung memiliki filosofi tersendiri: semakin tinggi pendakian, semakin besar pula tantangan yang dihadapi, sama halnya dengan perjuangan bangsa Indonesia yang penuh rintangan namun berhasil mencapai puncak kemerdekaan.

Dengan berkibarnya Merah Putih di Gunung Seulawah Agam, Mapala se-Aceh ingin mengirim pesan bahwa semangat kemerdekaan tetap terjaga, dan bahwa generasi muda Aceh siap melanjutkan perjuangan dengan menjaga alam, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan.

Sumber: antara

Previous Post

Hari Ini, Pemkab Aceh Besar Adakan Pawai Karnaval di Kota Jantho

Next Post

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Desa Seuneubok

Next Post
Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Desa Seuneubok

Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Desa Seuneubok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

27/07/2026
Kasi Cabdisdik Kabupaten Aceh Timur Antar Tugas Kepala SMKN 1 Julok

Kasi Cabdisdik Kabupaten Aceh Timur Antar Tugas Kepala SMKN 1 Julok

27/07/2026
Mentan Pastikan Penanganan Sawah Terdampak Aceh Berjalan Bertahap

Mentan Pastikan Penanganan Sawah Terdampak Aceh Berjalan Bertahap

27/07/2026
FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

27/07/2026
Polda Aceh dan Ombudsman Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

Polda Aceh dan Ombudsman Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

27/07/2026

Terpopuler

Mapala se-Aceh Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Seulawah Agam

Mapala se-Aceh Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Seulawah Agam

19/08/2025

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com