Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Hamas: AS Tak Punya Kredibilitas Jadi Mediator

redaksi by redaksi
18/09/2025
in Internasional
0
Hamas: AS Tak Punya Kredibilitas Jadi Mediator

Pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, menilai AS tidak punya kredibilitas jadi mediator untuk menyelesaikan masalah di Gaza dengan Israel. (AFP/Hassan Ammar)

Jakarta – Pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, menilai “AS tidak memiliki kredibilitas sebagai mediator” untuk menyelesaikan masalah di Gaza dengan Israel, termasuk soal gencatan senjata yang tak kunjung tercapai.

Ia mengatakan pengalaman Hamas dengan upaya mediasi AS “pahit.” Washington kembali ditekankan tidak memiliki kredibilitas mengingat pemerintahannya telah menarik proposal gencatan senjata di Gaza.

“Dia [Trump] tidak membuat kami takut,” kata Hamad kepada Al Jazeera pada Rabu (17/9), menandakan kemunculan pertamanya setelah Israel serang Doha, Qatar pada 9 September.

Anggota biro politik Hamas tersebut juga mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak membutuhkan dikte dari Presiden AS Donald Trump tentang bagaimana memperlakukan tawanan Israel yang mereka tahan.

Ia menambahkan bahwa para tawanan diperlakukan berdasarkan keyakinan dan prinsip-prinsip Islam yang dipegang Hamas.

“Kami memperlakukan para tawanan sesuai dengan nilai-nilai kami, dan terlepas dari pembantaian yang terjadi terhadap rakyat kami, yang membahayakan mereka adalah pendudukan [Israel] itu sendiri.”

Hamad kemudian berpendapat bahwa rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengubah wajah Timur Tengah membutuhkan respons dari Arab.

Akhir pekan lalu, Sabtu (13/9), Netanyahu mengatakan bahwa menyingkirkan para pemimpin Hamas akan mengakhiri perang di Gaza, Palestina.

“Para pemimpin teroris Hamas yang tinggal di Qatar tidak peduli dengan rakyat di Gaza. Mereka memblokir semua upaya gencatan senjata untuk memperpanjang perang tanpa henti,” kata Netanyahu di X, Sabtu (13/9), dikutip dari AFP.

“Menyingkirkan mereka akan menyingkirkan hambatan utama untuk membebaskan semua sandera kita dan mengakhiri perang,” ujarnya menambahkan.

Hal itu disampaikan beberapa hari setelah Israel melancarkan serangan pada Selasa (9/9) yang menargetkan kepemimpinan kelompok Hamas di Doha, Qatar. Serangan tersebut memicu kecaman luas dari berbagai negara.

Trump sendiri menyatakan ketidaksenangannya terhadap Israel, menyebut serangan itu sebagai tindakan sepihak yang tidak menguntungkan kepentingan AS maupun Israel.

Di sisi lain, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB dengan suara mayoritas mendukung resolusi tidak mengikat pada Jumat (12/9) yang mengadvokasi solusi dua negara untuk Israel dan Palestina.

Resolusi ini disahkan beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak gagasan pembentukan negara Palestina.

Dari 193 negara anggota PBB, 142 negara mendukung Deklarasi New York tersebut, 10 menentang, dan 12 lainnya memilih abstain. Resolusi yang diajukan oleh Prancis dan Arab Saudi ini mendukung pengakuan atas negara Palestina yang merdeka dan memproyeksikan solusi dua negara.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 64.000 warga Palestina telah tewas dalam konflik ini. Qatar dikenal sebagai mediator utama dalam negosiasi untuk mengakhiri perang tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ratusan Pedemo Kepung Rumah Netanyahu di Yerusalem

Next Post

Peta Parpol di Kabinet Merah Putih Prabowo Usai Reshuffle Ketiga

Next Post
Peta Parpol di Kabinet Merah Putih Prabowo Usai Reshuffle Ketiga

Peta Parpol di Kabinet Merah Putih Prabowo Usai Reshuffle Ketiga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

13/09/2026
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

13/09/2026
Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

Jangan Menunggu Bencana: HRD Dorong Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Dibangun Sebelum Korban Berjatuhan

12/09/2026
RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

12/09/2026
Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

12/09/2026

Terpopuler

Hamas: AS Tak Punya Kredibilitas Jadi Mediator

Hamas: AS Tak Punya Kredibilitas Jadi Mediator

18/09/2025

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com