Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat

redaksi by redaksi
15/01/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat

TAPAKTUAN – Gampong Sapik Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan menggelar pelatihan adat istiadat dalam Bahasa Kluet.

Pelatihan itu mengangkat tema “Tradisi Mekato” dalam acara pesta seperti, turun mandi, sunat rasul, perkawinan, kematian, dan lain-lain yang dilaksanalan pada Gedung Serbaguna Gampong Sapik, 11 sampai 14 Januari 2026.

Dalam acara penutupan pelatihan itu, Pj Keuchik Gampong Sapik, Amril Norman SE kepada media ini, Kamis (15/1) menyampaikan, apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini dengan sukses dan lancar.

Harapannya, semoga mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat diterapkan di masyarakat.

“Platihan kali ini adalah baru awal dan seterusnya nanti saya berharap semoga keuchik yang baru akan menganggarkan kembali untuk biaya pelatihan selanjutnya,” kata Amril.

Disebutkannya, salah seorang yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini adalah, Yusnir SPd merupakan seorang tokoh masyarakat dan tetua di Gampong Sapik.

Sementara itu narasumber, Yusnir menjelaskan, banyak nilai-nilai yang terkandung dalam “Mekato” antara lain, nlai multikultural meliputi memanusiaan, keadilan dan demokrasi, musyawarah serta mufakat.

“Nilai pendidikan karakter meliputi religius, kejujuran, hirmat dan santun, kreatif, percaya diri, kerja keras, kepemimpinan, perilaku baik dan rendah hati, kemandirian, tanggung jawab, cinta damai, rasa ingin tahu, toleransi, peduli sosial, bersahabat, komunikatif, kerja sama, sera kooperatif merupakan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Yusnir.

Lebih lanjut dikatakannya, tradisi Kluet ini sebagai bagian dari budaya masyarakat Kluet itu sendiri, sudah seharusnya dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat kita selaku pemiliknya, termasuk tradisi lisan (penuturan).

Yusnir menjelaskan, tradisi lisan banyak mengandung nilai positif yang dapat diterapkan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat maupun bernegara, karena pada hakikatnya, tradisi lisan hadir di tengah-tengah masyarakat tradisional yang begitu menjaga dan memelihara dari berbagai aspek kehidupan.

“Hal ini terkait dengan adanya pesan moral, kepercayaan, norma yang dipatuhi masyarakat Kluet sehingga menjadikan Identitas dan ciri khas bagi masyarakat Kluet itu sendiri,” ungkap Yusnir.

Sedangkan salah seorang peserta, Yusnadiwan SPd menuturkan, pelatihan ini diikuti oleh 22 orang peserta dari unsur pemuda setempat.

Katanya, ujuan pelatihan ini terutama untuk melestarikan adat-istiadat dan budaya Kluet agar tidak hilang dan tidak punah.

“Tradisi Mekato ini biasanya dilaksanakan ketika acara kenduri turun mandi (saat bayi), sunat Rasul (khitan), perkawinan, menurunkan jenazah, kenduri kematian, menyerahkan anak masuk anggota pemuda, dan lain sebagainya,” pungkas Yusnadiwan.

Previous Post

Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Rantau Peureulak

Next Post

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas Nasional

Next Post
Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas Nasional

Bupati Aceh Jaya Konsolidasikan Arah Pembangunan di Rakornas Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Data

23/09/2026
Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

Tingkatkan Mutu Layanan, Direktur RSUD Teungku Peukan: Tahun ini Ada 178 Nakes Telah Ikut Pelatihan

23/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

Lembaga Wali Nanggroe Dorong Penguatan Konservasi Berbasis Adat untuk Menjaga Hutan dan Keseimbangan Alam Aceh

23/09/2026
DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

23/09/2026
Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

Peukan Bada Jadi Tempat Pembibitan Tanaman Mangrove

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com