Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komite II DPD RI Siap Kawal Ketat Pemulihan Pascabencana Aceh

redaksi by redaksi
02/02/2026
in Nanggroe
0
Komite II DPD RI Siap Kawal Ketat Pemulihan Pascabencana Aceh

Banda Aceh — Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melaksanakan Pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komite II DPD RI yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh.

Kegiatan FGD ini dilaksanakan secara serentak di tiga provinsi, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat, serta terhubung melalui Zoom Meeting, guna memperoleh gambaran komprehensif penanganan bencana lintas wilayah terdampak.

Pertemuan dipimpin oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI, La Ode Umar Bonte, S.H., M.H., dengan moderator Anggota DPD RI Provinsi Aceh, Azhari Cage, serta dihadiri Pemerintah Aceh, perwakilan kementerian terkait, pemerintah kabupaten/kota, dan para pemangku kepentingan lainnya baik secara luring maupun daring.

Wakil Ketua Komite II DPD RI, La Ode Umar Bonte, menegaskan bahwa pelaksanaan FGD serentak di tiga provinsi ini merupakan bentuk keseriusan Komite II DPD RI dalam menjalankan fungsi pengawasan secara menyeluruh dan berbasis data lapangan.

“FGD ini kami laksanakan serentak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar kami memperoleh gambaran utuh penanganan bencana di wilayah terdampak. Kehadiran Komite II DPD RI bukan formalitas, melainkan tanggung jawab moral dan konstitusional,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan alokasi anggaran dan program kementerian teknis agar pemulihan dapat berjalan cepat dan terukur.

“Kami membutuhkan kejelasan anggaran, program, dan lokasi penanganan. Dengan data yang jelas, fungsi pengawasan DPD RI dapat berjalan maksimal dan pemulihan tidak berlarut-larut,” lanjut La Ode Umar Bonte.

Sementara itu, Azhari Cage, Anggota DPD RI asal Aceh, menyampaikan bahwa forum FGD lintas provinsi ini sangat penting untuk membandingkan kondisi lapangan dan memperkuat koordinasi antarwilayah.

“Masalah bencana ini tidak berdiri sendiri di satu daerah. Dengan FGD serentak, kita bisa melihat persoalan secara utuh dan memastikan Aceh mendapatkan penanganan yang adil dan proporsional,” ujar Azhari Cage.

Ia menambahkan bahwa di Aceh masih terdapat hunian masyarakat, akses jalan, dan lingkungan permukiman yang belum sepenuhnya pulih.

“Pemulihan tidak boleh dibebankan kepada masyarakat korban. Negara harus hadir secara nyata,” tambahnya.

Dalam FGD tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) memaparkan data terkini dampak bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh, dengan jutaan jiwa terdampak serta kebutuhan pemulihan jangka menengah yang tertuang dalam Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang hadir dan terhubung secara daring dalam FGD lintas provinsi menyampaikan komitmen pemerintah pusat dalam penanganan infrastruktur pascabencana, mulai dari jalan dan jembatan, irigasi dan sungai, hingga pembangunan sabo dam sebagai bagian dari penguatan mitigasi.

“Prinsip build back better menjadi dasar penanganan kami, agar infrastruktur yang dibangun lebih aman, lebih tangguh, dan mampu mengurangi risiko bencana ke depan,” disampaikan perwakilan Kementerian PU.

Pemerintah Aceh serta pemerintah kabupaten/kota dalam forum FGD tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, antara lain percepatan penyediaan jembatan darurat, pemulihan lahan pertanian dan mata pencaharian masyarakat, serta penyesuaian regulasi pemanfaatan sumber daya pascabencana agar dapat dimanfaatkan sejak fase darurat dan masa transisi.

Menutup rangkaian FGD dan pertemuan tersebut, Komite II DPD RI menegaskan bahwa seluruh catatan, aspirasi, dan hasil diskusi dari tiga provinsi akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi Komite II DPD RI untuk selanjutnya dikawal langsung kepada pemerintah pusat.

“Apa yang kami dengar hari ini dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak akan berhenti di forum diskusi. Ini akan menjadi bahan resmi yang kami perjuangkan sampai pemulihan benar-benar tuntas,” pungkas La Ode Umar Bonte.

Previous Post

Prabowo Cerita Kalah di Aceh-Sumbar tapi Tetap Bagikan MBG

Next Post

Muslim Ayub Siapkan Atlet Renang Aceh Menuju PON 2028

Next Post
Muslim Ayub Siapkan Atlet Renang Aceh Menuju PON 2028

Muslim Ayub Siapkan Atlet Renang Aceh Menuju PON 2028

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

26/05/2026
Camat Peukan Bada Tinjau Pasar Daging Meugang, Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman

Camat Peukan Bada Tinjau Pasar Daging Meugang, Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman

26/05/2026
Nahkoda baru, Sifaima Hs Pimpin PMII Kota Lhokseumawe

Nahkoda baru, Sifaima Hs Pimpin PMII Kota Lhokseumawe

26/05/2026
Harlah ke-3 IPARI Aceh Selatan, Perkuat Dakwah Ekoteologi melalui Gerakan Peduli Lingkungan

Harlah ke-3 IPARI Aceh Selatan, Perkuat Dakwah Ekoteologi melalui Gerakan Peduli Lingkungan

26/05/2026
Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

26/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com