Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pemulihan Akses Jalan Raya di Aceh Terus Berjalan

redaksi by redaksi
13/02/2026
in Lintas Timur
0
Pemulihan Akses Jalan Raya di Aceh Terus Berjalan

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membenahi jalan raya dalam upaya memulihkan Aceh pascabencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu. ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto/am.

Jakarta – Pemerintah terus mengupayakan pembukaan akses jalan raya sebagai salah satu prioritas dalam upaya memulihkan Aceh pascabencana banjir dan longsor pada November 2025.

Dalam rilis yang disiarkan oleh Tim Media Presiden di Jakarta Pada Kamis, wilayah-wilayah yang sempat terisolasi kini terbuka satu per satu.

Distribusi bantuan dapat dilakukan. Mobilitas masyarakat perlahan pulih. Aktivitas kembali berjalan. Roda perekonomian berputar.

Per Kamis (12/2), ruas jalan dari Kota Banda Aceh sampai dengan Meureudu terhubung dan beroperasi fungsional untuk semua jenis kendaraan.

Jalan Meureudu – Batas Pidie Jaya/Bireuen juga beroperasi fungsional untuk semua jenis kendaraan.

Oprit jembatan yang runtuh telah selesai dilakukan penimbunan sehingga Jembatan Krueng Meureudu fungsional dapat dilalui sejak pada tanggal 12 Desember 2025.

Ruas Jalan Kota Bireuen – Batas Bireuen/Aceh Utara sudah terhubung sejak 27 Desember 2025. Lalu ruas Jalan Batas Kota Lhokseumawe/Batas Aceh Utara sampai Kota Langsa sudah dapat dilalui semua jenis kendaraan.

Kondisi saat ini telah dilakukan pembersihan sedimen, selesai pada 10 Desember 2025. Jembatan Ulee Langa yang mengalami kerusakan kini sedang dalam proses perbaikan.

Pembersihan telah dilakukan pada ruas jalan di Kota Langsa sampai Kota Kuala Simpang. Jalan tersebut dapat dilalui fungsional untuk semua jenis kendaraan.

Ruas Jalan Kota Kuala Simpang – Batas Provinsi Sumutsudah bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Ruas Jalan Kota Bireuen-Batas Bireuen/Bener Meriah telah terhubung, selesai dilakukan pemasangan jembatan bailey.

Ruas Jalan Batas Aceh Tengah/Nagan Raya – Lhok Seumot–Jeuram sudah terhubung dan bisa dilalui kendaraan roda dua serta roda empat. Ruas Jalan Genting Gerbang-Celala-Bts.

Aceh Tengah/Nagan Raya beroperasi fungsional untuk kendaraan roda dua dan roda empat sejak 24 Desember 2025.

Batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren saat ini sudah fungsional dan dapat dilewati kendaraan roda dua serta roda empat sejak 21 Desember 2025.

Ruas Blangkejeren-Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara telah beroperasi fungsional pada tanggal 19 Desember 2025, namun pada 3 Januari 2026 kembali terjadi longsor.

Kemudian kembali beroperasi fungsional untuk kendaraan roda dua dan empat pada 9 Januari 2026.

Ruas Jalan Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara – Kota Kutacane sudah terhubung, telah selesai dilakukan penanganan sementara longsor dan telah dilakukan pemasangan Bailey pada Jembatan Lawe Mengkudu I. Adapun ruas Jalan Kota Kutacane – Batas Provinsi Sumut sudah dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Ruas Geumpang – Pameue – Genting Gerbang – Simpang Uning beroperasi fungsional. Genting gerbang – Simpang Uning fungsional melalui jalan alternatif ke Angkup untuk menghindari Jembatan Putus Titi Merah.

Ruas Jalan Batas Bireuen/Bener Meriah – Batas Bener Meriah/Aceh Tengah – Kota Takengon beroperasi fungsional melalui jalan alternatif. Dari tujuh unit jembatan yang sempat terputus, lima unit jembatan telah kembali beroperasi fungsional, yaitu Jembatan Alue Kulus, Krueng Rongka, Weihni Lampahan, Timang Gajah, serta Jembatan Weihni Enang-Enang.

Ruas Jalan Simpang Uning (Batas Kota Takengon) – Uwaq (Km 379) – Batas Aceh Tengah/Gayo Lues beroperasi fungsional untuk kendaraan roda dua dan empat sejak 31 Desember 2025.

Sementara di Kabupaten Aceh Tenggara terdapat pelaksanaan penggantian jembatan daerah, yaitu Jembatan Pante Dona.

Sumber: antara

Previous Post

Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Meugang

Next Post

Pemkab Aceh Barat Ultimatum 50 Kades Kembalikan Temuan Dana Desa

Next Post
Pemkab Aceh Barat Ultimatum 50 Kades Kembalikan Temuan Dana Desa

Pemkab Aceh Barat Ultimatum 50 Kades Kembalikan Temuan Dana Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

26/07/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

26/07/2026
Pemkab Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula

Pemkab Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula

26/07/2026
Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

26/07/2026
KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

26/07/2026

Terpopuler

Pemulihan Akses Jalan Raya di Aceh Terus Berjalan

Pemulihan Akses Jalan Raya di Aceh Terus Berjalan

13/02/2026

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Tim Pembina UKS Bireuen Kunjungi Al Zahrah, Tekankan 3 Program Pokok UKS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com