Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang

redaksi by redaksi
03/04/2026
in Internasional
0
Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang

Ilustrasi. Menhan AS pecat Kepala Staf ANgkatan Darat AS. (Getty Images via AFP/WIN MCNAMEE)

Jakarta – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dilaporkan memecat Kepala Staf Angkatan Darat AS, Randy George, pada Kamis (waktu setempat). Keputusan ini menambah daftar perombakan besar di jajaran tertinggi Pentagon dalam beberapa waktu terakhir.

Tiga pejabat pertahanan AS mengatakan kepada Reuters bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Hegseth membentuk ulang struktur kepemimpinan militer. Pemecatan jenderal aktif di tengah situasi konflik disebut sebagai langkah yang nyaris belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer modern AS.

Pentagon mengonfirmasi bahwa George akan “pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, efektif segera.” Dalam pernyataan resminya, Pentagon menyampaikan apresiasi atas puluhan tahun pengabdian George dan mendoakan yang terbaik bagi masa pensiunnya.

Namun, tidak ada penjelasan resmi terkait alasan di balik pencopotan tersebut.

Selain George, dua pejabat lain yang turut diberhentikan adalah Jenderal David Hodne, yang memimpin Komando Transformasi dan Pelatihan Angkatan Darat, serta Mayor Jenderal William Green, kepala Korps Chaplain Angkatan Darat.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya aktivitas militer AS di Timur Tengah, khususnya dalam operasi yang berkaitan dengan Iran. Meski serangan utama dilakukan oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Angkatan Darat tetap memainkan peran penting, termasuk dalam pengoperasian sistem pertahanan udara.

Selain itu, ribuan personel dari Divisi Lintas Udara ke-82 unit elit Angkatan Darat AS dilaporkan mulai dikerahkan ke kawasan tersebut, membuka kemungkinan keterlibatan dalam operasi darat.

Angkatan Darat sendiri merupakan cabang terbesar militer AS, dengan sekitar 450.000 prajurit aktif.

Perombakan di Pentagon

Pemecatan George terjadi di tengah gelombang perubahan besar di Pentagon. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah posisi penting juga mengalami pergantian, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan sebelumnya, C.Q. Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut, serta Wakil Kepala Staf Angkatan Udara.

Menariknya, tidak ada tanda-tanda ketegangan terbuka antara Hegseth dan George sebelum keputusan tersebut diumumkan. Hegseth sendiri dikenal mengambil sejumlah langkah kontroversial, termasuk memecat penasihat hukum utama Angkatan Darat dan merencanakan parade militer besar untuk merayakan ulang tahun ke-250 Angkatan Darat AS yang bertepatan dengan ulang tahun Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, Hegseth juga membatalkan penyelidikan terhadap pilot helikopter Angkatan Darat yang terbang di dekat rumah musisi Kid Rock, yang dikenal sebagai pendukung vokal Trump. Namun, laporan media menyebutkan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan pemecatan George.

Untuk sementara, posisi George akan diisi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Christopher LaNeve.

Sumber lain menyebutkan bahwa jajaran pimpinan senior Angkatan Darat baru mengetahui pemecatan tersebut bersamaan dengan pengumuman publik.

George, seorang perwira infanteri, sebelumnya pernah bertugas di Irak dan Afghanistan. Ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat sejak 2023, dengan masa jabatan yang umumnya berlangsung selama empat tahun.

Pencopotan ini menjadi sinyal kuat adanya dinamika dan ketidakpastian di tubuh Pentagon, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Next Post

Pernyataan ‘Mencla-mencle’ Trump Sejak Awal Perang AS-Israel vs Iran

Next Post
Pernyataan ‘Mencla-mencle’ Trump Sejak Awal Perang AS-Israel vs Iran

Pernyataan 'Mencla-mencle' Trump Sejak Awal Perang AS-Israel vs Iran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Desa Sahraja Dirikan Rumah Ibadah dari Kayu Gelondongan

Warga Aceh yang Masih Bertahan di Pengungsian Rayakan Idul Adha

28/05/2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar’i Tak Ada Soal

28/05/2026
Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda

Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda

28/05/2026
Dana Otsus dan Badan Koordinasi Aceh Akan Dibahas dalam RUU Pemerintahan Aceh

Dana Otsus dan Badan Koordinasi Aceh Akan Dibahas dalam RUU Pemerintahan Aceh

27/05/2026
Pemkab Aceh Tamiang Perpanjang Masa Transisi Darurat ke Pemulihan

Pemkab Aceh Tamiang Perpanjang Masa Transisi Darurat ke Pemulihan

27/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com