Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

redaksi by redaksi
08/05/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

Sejumlah guru melakukan pembersihan lumpur di SD Negeri Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pascabencana alam banjir yang melanda kawasan ini sejak Kamis (7/5/2026). Hingga Jumat (8/5/2026) sebanyak enam sekolah di kabupaten setempat terpaksa meliburkan sekolah karena sebagian sekolah terendam lumpur sisa banjir. (ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Nagan Raya)

Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh memastikan sebanyak enam sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Tadu Raya, kabupaten setempat hingga Jumat (8/5) siang masih lumpuh, akibat terjangan banjir yang melanda kawasan ini pada Kamis (7/5).

“Untuk sementara enam sekolah yang berada di lokasi bencana alam banjir belum bisa melanjutkan aktivitas belajar, karena masih dilakukan pembersihan oleh guru dan pegawai,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Zulkifli di Nagan Raya, Jumat.

Ada pun keenam sekolah yang saat ini belum bisa melaksanakan aktivitas belajar di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, diantaranya SMPN 7 Kuala Kecamatan Tadu Raya, SDN Alue Bata Kecamatan Tadu Raya, SDN Tarong Ijo Kecamatan Tadu Raya, SDN Tadu Ateuh Kecamatan Tadu Raya, SDN Gunong Geulugo Kecamatan Tadu Raya, serta SDN Pante Cermen, Kecamatan Seunagan.

Zulkifli mengatakan sebagian besar SD dan SMP di Nagan Raya yang tidak bisa melaksanakan aktivitas belajar, rata-rata terendam air dengan ketinggian air berkisar antara 30-80 sentimeter di sekolah.

Akibatnya, sebagian besar ruang belajar terendam air dan menyisakan lumpur di dalam ruangan, sehingga harus dilakukan pembersihan oleh masing-masing pihak sekolah.

Zulkifli menjelaskan pihaknya mengambil kebijakan meliburkan siswa, sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi sekolah masih terendam lumpur, sehingga berisiko membahayakan para murid.

Pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan kepala sekolah masing-masing.

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk tetap waspada dan mengawasi anak-anak, mengingat kondisi cuaca yang belum menentu. Jika kondisi sekolah dinyatakan aman serta bersih dari lumpur sisa banjir, barulah aktivitas belajar akan kembali normal,” pungkas nya.

Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya masih melakukan pendataan dan siaga di titik-titik lokasi banjir guna mengantisipasi luapan air yang lebih besar jika hujan kembali turun.

Sumber: antara

Previous Post

Bupati Aceh Barat Lepas Jamaah Calon Haji Kloter III di Asrama Haji Aceh

Next Post

Cabang Lomba Baca Puisi FLS3N, Siswi SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi

Next Post
Cabang Lomba Baca Puisi FLS3N, Siswi SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi

Cabang Lomba Baca Puisi FLS3N, Siswi SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

08/05/2026

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com