Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

redaksi by redaksi
06/07/2026
in Olahraga
0
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

SIGLI – Kabupaten Pidie kembali menjadi pusat perhatian olahraga bela diri di Aceh. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Aceh akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Piala Bupati dan Wakil Bupati Pidie pada 15–19 Juli 2026 di Sigli, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie ke-515.

Dengan total hadiah mencapai Rp51,5 juta, kejuaraan ini diproyeksikan menjadi salah satu event karate terbesar di Aceh tahun 2026. Kejurda tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi barometer keberhasilan pembinaan atlet karate di seluruh kabupaten/kota di Aceh sekaligus wadah seleksi menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Ketua Panitia, Hendra Darmawan, S.H, mengatakan penyelenggaraan Kejurda merupakan bagian dari komitmen FORKI Aceh dalam memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah mengukur hasil pembinaan di daerah, menemukan bibit-bibit potensial, serta mempersiapkan mereka untuk bersaing pada level nasional bahkan internasional,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, seluruh pengurus FORKI kabupaten/kota di Aceh didorong mengirimkan atlet terbaiknya sehingga kualitas pertandingan benar-benar mencerminkan perkembangan karate di Aceh.

Nomor yang dipertandingkan meliputi kata (jurus) dan kumite (pertarungan) pada berbagai kategori usia, mulai dari usia dini, kadet, junior hingga senior, baik putra maupun putri.

Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, pelaksanaan Kejurda diperkirakan membawa dampak ekonomi bagi Kabupaten Pidie.

Kehadiran ratusan atlet, pelatih, wasit, ofisial, dan keluarga peserta diprediksi meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, rumah makan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro selama berlangsungnya kejuaraan.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Abzari Jafar, menegaskan pihaknya berkomitmen menjadikan Kejurda tahun ini sebagai standar baru penyelenggaraan kompetisi karate di Aceh.

“Kami ingin menghadirkan kejuaraan yang profesional, sportif, dan berintegritas. Harapannya, Kejurda ini menjadi tolok ukur pembinaan karate Aceh sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di daerah,” katanya.

Meski demikian, panitia mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesiapan anggaran, pemenuhan sarana pertandingan sesuai standar FORKI, hingga koordinasi teknis dengan seluruh kontingen. Namun berbagai persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan berjalan sukses.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI Aceh, Sulaiman, S.E., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejurda di Pidie. Menurutnya, kompetisi seperti ini menjadi fondasi penting dalam mencetak regenerasi atlet karate Aceh.

“Kami berharap Kejurda ini menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Aceh pada tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sulaiman.

Hal senada disampaikan Ketua KONI Kabupaten Pidie, Muhammad, S.Pd.I. Ia menilai kepercayaan menjadikan Pidie sebagai tuan rumah merupakan momentum untuk menunjukkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi.

“Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Pidie dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap Kejurda ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu membawa nama Aceh bersaing di level nasional hingga internasional,” katanya.

Melalui Kejurda ini, FORKI Aceh menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan rutin.

Kompetisi yang berkualitas, berjenjang, dan berkesinambungan menjadi kunci untuk mengukur hasil pembinaan, memperkuat mental bertanding atlet, serta menjaga keberlangsungan prestasi karate Aceh di masa depan.[Mul]

Previous Post

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

Next Post

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

Next Post
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

10/10/2026
Beru-Bujang Gayo, Jangan Absen! Nonton Didong Jalu Sriwijaya vs Kabinet di Banda Aceh

Beru-Bujang Gayo, Jangan Absen! Nonton Didong Jalu Sriwijaya vs Kabinet di Banda Aceh

09/10/2026
Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

09/10/2026
Rustam Effendi: Manfaat Hilirisasi Sektor Pertambangan bagi Aceh

Rustam Effendi: Manfaat Hilirisasi Sektor Pertambangan bagi Aceh

09/10/2026
Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

09/10/2026

Terpopuler

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com