MEUREUDU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX menggelar Lomba Fashion Show Busana Muslim di Meunasah Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (2/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Generasi Sholeh dan Sholehah, Berakhlak, Berprestasi dan Percaya Diri.”
Puluhan anak-anak Gampong Cut Langien ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengenakan beragam busana muslim dan muslimah. Sejak sore hingga malam hari, suasana Meunasah Gampong Cut Langien dipenuhi antusiasme peserta, orang tua, dan masyarakat yang turut menyaksikan penampilan para peserta.
Ketua Kelompok KKN USK Reguler 11, Ari Maulana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta rasa percaya diri sejak dini.
«“Kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa busana muslim bukan hanya tentang berpakaian sesuai nilai-nilai agama, tetapi juga dapat tampil modern, elegan, indah, dan tetap mencerminkan kesopanan. Melalui fashion show ini, kami ingin anak-anak berani tampil, berkreasi, dan percaya pada kemampuan dirinya,” ujar Ari.»
Menurutnya, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai sarana hiburan sekaligus edukasi bagi anak-anak setelah mengikuti berbagai rangkaian program KKN. Para peserta diberikan kesempatan untuk berjalan di atas panggung, memperkenalkan busana yang dikenakan, dan menunjukkan ekspresi terbaik mereka di hadapan masyarakat.
Salah satu peserta, Rasya, mengaku senang dapat mengikuti lomba tersebut. Ia mengatakan kegiatan fashion show menjadi pengalaman baru yang membuatnya lebih berani tampil di depan banyak orang.
«“Saya sangat senang ikut fashion show ini. Awalnya saya malu dan sedikit gugup, tetapi setelah tampil saya jadi lebih percaya diri. Saya bersyukur bisa ikut dan mendapat pengalaman baru bersama teman-teman,” kata Rasya.»
Ari menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang terus diingat anak-anak Gampong Cut Langien. “Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak berani tampil, saling menghargai, dan menikmati prosesnya. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan baik sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran nonformal, pengembangan karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri anak.
Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kreatif yang melibatkan anak-anak sangat positif karena mampu menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., turut memberikan apresiasi kepada Kelompok 11. Ia menilai kegiatan yang digagas Ari Maulana bersama tim tersebut merupakan bentuk pengabdian yang kreatif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak Gampong Cut Langien.










