Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

redaksi by redaksi
30/09/2026
in Lintas Timur
0
Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah membuka Workshop Penyusunan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Balee Inong Kota Banda Aceh, di Banda Aceh, Selasa, 29 September 2026 di Hotel Al Hanifi.

Kegiatan yang digagas Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh tersebut dihadiri Kepala Dinas P3AP2KB Tiara Sutari, Kabid Kesejahteraan Gender Cut Yuni Marlita, para narasumber, serta seluruh pengurus balee inong selaku peserta workshop.

Dalam sambutannya, Afdhal menegaskan Banda Aceh bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga jantung pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan Aceh. Dari 90 gampong dengan lebih dari 271 ribu jiwa penduduk, lebih dari 50 persen atau sekitar 136 ribu jiwa adalah perempuan.

“Angka ini menegaskan bahwa perempuan bukanlah kelompok minoritas, melainkan pilar utama penentu kemajuan kota ini,” ujar Afdhal.

Ia menilai keberadaan Balee Inong sangat strategis dalam mewujudkan Banda Aceh yang inklusif, maju, dan sejahtera. Untuk itu ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam penyusunan AD/ART.

Pertama, Penguatan Kelembagaan dan Legalitas. Selama ini Balee Inong kerap menghadapi kendala tata kelola yang belum optimal karena belum tersedianya pedoman operasional yang baku. Afdhal mendorong penyusunan AD/ART secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pengurus dan anggota.

“Jadikan AD/ART sebagai living document, pedoman kerja hidup yang benar-benar dirujuk dalam operasional, pengambilan keputusan, dan kegiatan harian, bukan sekadar arsip formalitas,” tegasnya. Ia juga meminta dimasukkan klausul tegas terkait mekanisme kerja sama eksternal agar kemitraan dengan Pemko dan pihak luar memiliki landasan hukum kuat.

Kedua, Pemberdayaan Potensi dan Kemandirian Ekonomi Perempuan. Meski populasi perempuan lebih dari separuh penduduk, partisipasi ekonomi dan ruang pengembangan kapasitas di tingkat bawah masih belum maksimal.

Solusinya, Balee Inong harus menjadi pusat pelatihan, literasi, dan pengembangan keterampilan praktis di setiap gampong, serta mengintegrasikan potensi usaha perempuan dengan program Pemko, lembaga keuangan, dan jaringan UMKM lokal.

“Buka akses kepemimpinan agar perempuan tidak sekadar penerima manfaat, tetapi tampil sebagai penggerak dan pembuat keputusan di gampongnya masing-masing,” kata Afdhal.

Ketiga, Implementasi Program dan Kolaborasi Multisektor. Menurutnya, pemda memiliki keterbatasan jangkauan dalam menyelesaikan isu sosial dan perempuan tanpa ditopang kerja lintas sektor.

Karena itu, setelah AD/ART disahkan, Balee Inong diminta langsung meluncurkan program konkret yang manfaatnya dirasakan keluarga dan masyarakat. Perkuat sinergi dengan aparatur gampong, kecamatan, dunia usaha, akademisi, dan lembaga keagamaan.

“Wujudkan prinsip rumah bersama. Balee Inong adalah wadah inklusif milik seluruh perempuan Banda Aceh untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi,” ujarnya.

Afdhal berharap workshop ini mampu melahirkan AD/ART yang kokoh, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan Kota Banda Aceh. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas P3AP2KB, narasumber, dan panitia pelaksana.

Previous Post

32 Pejabat di Aceh Utara Ikut Uji Kompetensi

Next Post

Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Next Post
Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Dari Aceh ke Panggung Nasional, EduSecure IoT Antar MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persediaan Hewan Kurban di Aceh Timur Capai 2.428 Ekor

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

02/10/2026
Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

02/10/2026
Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

02/10/2026
Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

02/10/2026
Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

02/10/2026

Terpopuler

Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

Buka Workshop AD/ART Balee Inong, Afdhal: Perempuan Pilar Utama Kemajuan Kota

30/09/2026

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com