BANDA ACEH — Malam panjang penuh syair dan tepukan tangan bakal menggema di Banda Aceh. Dua Klop Didong, Kebinet dari Aceh Tengah dan Sriwijaya dari Bener Meriah, siap beradu kepiawaian dalam Didong Jalu Semalam Suntuk, Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Pertarungan seni tradisi Gayo itu akan berlangsung di ruang tertutup Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh. Kegiatan ini digelar Paguyuban Keluarga Negeri Antara (KNA) bersama IPPEMATA dan HPBM.
Sekretaris Panitia, Rajali, memastikan kedua klop telah menyatakan kesiapannya tampil di Banda Aceh.
“Dua klop sudah menyatakan siap hadir di Banda Aceh,” kata Rajali, Senin (5/10/2026).
Bukan sekadar pertunjukan, Didong Jalu ini menjadi panggung pertemuan dua kekuatan seni Gayo untuk saling berbalas syair, mengolah kata, dan memainkan ritme hingga larut malam.
Rajali mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum menghidupkan kembali tradisi Didong Jalu yang sempat vakum.
Ia mengajak seluruh masyarakat Gayo, khususnya yang berada di Banda Aceh dan sekitarnya, untuk hadir dan ikut meramaikan malam kebudayaan tersebut.
“Ini menjadi aksi silaturahmi setelah cukup lama vakum,” ujarnya.
Kebinet dan Sriwijaya kini tinggal menunggu malam. Syair akan berbalas, tangan akan bertepuk, dan panggung Didong Jalu kembali hidup di Banda Aceh.[]








