Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

BNNP Aceh Bedah Isu Narkotika Lewat Perspektif Hubungan Internasional di USK

redaksi by redaksi
10/10/2026
in Kampus
0
BNNP Aceh Bedah Isu Narkotika Lewat Perspektif Hubungan Internasional di USK

BANDA ACEH – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa persoalan narkotika tidak boleh hanya dilihat sebatas kasus kriminalitas dan kesehatan semata. Lebih dari itu, kejahatan ini merupakan ancaman serius terhadap keamanan nasional serta kejahatan lintas negara yang menuntut kerja sama antarnegara.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kuliah umum Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) di Aula FISIP USK, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 90 mahasiswa ini mengangkat tema “Hubungan Internasional dalam Memandang Dunia: Perspektif Idealisme, Realisme, Neorealisme, dan Konstruktivisme dalam Program P4GN BNN.”

Dalam pemaparannya, Dedy menjelaskan bahwa perkembangan jaringan peredaran gelap narkotika yang melintasi batas teritorial memerlukan pendekatan komprehensif, mulai dari penegakan hukum, pengawasan perbatasan, pertukaran intelijen, hingga diplomasi internasional.

“Persoalan narkotika tidak mengenal batas negara. Karena itu, penanganannya juga tidak bisa dilakukan oleh satu negara saja. Diperlukan kerja sama, pertukaran informasi, penguatan kapasitas, dan komitmen bersama,” ujar Dedy.

Ia menguraikan bagaimana perspektif Realisme dan Neorealisme dapat digunakan untuk memandang narkotika sebagai ancaman nyata terhadap keamanan nasional, di mana negara dituntut memperkuat kapasitas dalam menjaga wilayah dan memutus rantai pasok.

Di sisi lain, perspektif Idealisme menempatkan kerja sama serta institusi internasional sebagai instrumen penting, sementara Konstruktivisme menekankan perlunya perubahan norma dan perilaku sosial.

“P4GN bukan hanya tentang menangkap pelaku. Kita juga harus membangun norma sosial bahwa narkoba adalah ancaman bersama, memperkuat ketahanan masyarakat, melakukan pencegahan, pemberdayaan, dan memastikan penyalahguna mendapatkan rehabilitasi,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FISIP USK Dr. Hamdani M. Syam dalam sambutannya mendorong para mahasiswa agar aktif mengaitkan teori akademik dengan realitas di lapangan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Prodi HI USK dan BNN Provinsi Aceh sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai kejahatan transaksional dan penangannya,” ungkap Hamdani.

Kuliah umum berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang mendiskusikan isu keamanan perbatasan hingga strategi Indonesia menghadapi kejahatan transnasional. Sinergi antara BNNP Aceh dan FISIP USK ini diharapkan terus berlanjut untuk melahirkan generasi muda berwawasan global yang berperan aktif mewujudkan lingkungan kampus Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Previous Post

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Next Post

BBPOM Aceh Periksa 146 Sarana Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Next Post
BBPOM Aceh Periksa 146 Sarana Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

BBPOM Aceh Periksa 146 Sarana Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TIKAI, 31 Cerpen Agusni AH: Merawat Luka, Cinta, dan Ingatan dalam Balutan Kisah Aceh

TIKAI, 31 Cerpen Agusni AH: Merawat Luka, Cinta, dan Ingatan dalam Balutan Kisah Aceh

10/10/2026
Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

10/10/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Pembatasan Penggunaan HP bagi Siswa di Langsa

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Pembatasan Penggunaan HP bagi Siswa di Langsa

10/10/2026
Kementan Salurkan 2.640 Rol Mulsa untuk Petani di Aceh Tengah

Kementan Salurkan 2.640 Rol Mulsa untuk Petani di Aceh Tengah

10/10/2026
BBPOM Aceh Periksa 146 Sarana Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

BBPOM Aceh Periksa 146 Sarana Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

10/10/2026

Terpopuler

BNNP Aceh Bedah Isu Narkotika Lewat Perspektif Hubungan Internasional di USK

BNNP Aceh Bedah Isu Narkotika Lewat Perspektif Hubungan Internasional di USK

10/10/2026

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com