Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Wallet Codes Gandeng AVGI, Dukung UKM Warnet “E-Sport” Bangkit

Admin1 by Admin1
16/07/2020
in Olahraga
0

Jakarta – Industri game dan olahraga elektronik atau e-sport menjadi sektor yang paling menggiurkan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah data menunjukkan fakta itu. Menurut laporan Newzoo—perusahaan penyedia data analitik industri game dan e-sport, Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menjadi pasar game yang tumbuh paling cepat di seluruh dunia. Pertumbuhannya 22% tiap tahun. Pendapatan market games di Indonesia tahun 2018 saja mencapai Rp16 triliun.

Sementara pada semester 2, tahun 2019, tercatat 94 persen konsumen game tanah air menghabiskan uangnya untuk membeli aksesori game atau barang virtual. Pengeluaran itu bisa dibilang tertinggi se-Asia Tenggara. Sebab berdasarkan survei Newzoo tahun 2015, Indonesia menempati posisi pertama sebagai populasi gamer terbesar se-Asia Tenggara dengan jumlah 34,8 juta populasi atau 7,7% dari total populasi Indonesia. Jumlah ini diyakini terus bertambah.

Bahkan di kala hampir semua sektor industri terdampak akibat pandemi Covid-19, industri e-sport justru masuk ke dalam kategori potential winner. Sayangnya, kondisi itu tidak ikut dirasakan oleh pengelola warnet, khususnya kelas UKM. Adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat mereka terpaksa menutup usahanya. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan mereka dapat kembali membuka usaha.

Seperti yang dikeluhkan oleh Turyana Ramlan, pelaku warnet asal Blitar yang juga merupakan anggota Himpunan Pengusaha Warung Internet Indonesia (HIPWINDO). “Pendapatan kami terjun bebas selama hampir tiga bulan tidak beroperasi,” katanya. Padahal, mereka siap kembali beroperasi dengan mengikuti standar protokol kesehatan di era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Sebagai wujud komitmen mendukung keberlanjutan ekosistem e-sport, hari ini, Wallet Codes—portal pembelian voucher game on-line dan Asosiasi Video Games Indonesia (AVGI) melakukan penandatangan nota kesepahaman. Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo

Sementara untuk mendorong pelaku warnet bangkit di era normal yang baru, Wallet Codes memberikan berbagai dukungan seperti stimulus bisnis berupa sharing revenue produk Wallet Codes, optimalisasi branding warnet hingga membangun komunitas pelanggan dengan mendatangkan konsumen baru dan mempertahankan loyalitas pelanggan.

Sekretaris Jenderal AVGI Angki Trijaka menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, perlu kerja sama strategis antara perusahaan, asosiasi, dengan pemerintah untuk memajukan industri video game dari sisi pengembangan bisnis voucher games dan potensinya di Indonesia yang selama ini jarang disentuh.

Co-founder and Director Wallet Codes Indonesia Sharon Maurenn mengatakan, dukungan terhadap pelaku UKM warnet diberikan karena mereka memegang peranan penting dalam ekosistem e-sport. Dari sinilah lahir talenta atlet e-sport. “Tak banyak yang tahu, perkembangan e-sport telah mendorong lahirnya paguyuban tim e-sport di daerah,” katanya.

Paguyuban ini menjadi wadah bagi para pelaku warnet yang berpartisipasi menghidupkan ekosisem dengan membentuk calon atlet muda e-sport sebelum mereka bergabung ke tim besar. Peran pelaku warnet tak hanya berperan mengasah bakat, tapi juga skill, daya analitik, ketahanan mental, etika, hingga karakter anak didiknya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Kemenkominfo. “Meski hanya berperan sebagai fasilitator dan akselerator, pemerintah serius menginginkan industri ini berkembang lebih cepat,” kata Widodo, Dirjen IKP Kemenkominfo. Salah satunya, dengan menerbitkan Peraturan Menteri No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Umum Permainan Interaktif Elektronik.

Sementara terkait dukungan kepada UKM warnet agar bisa kembali bangkit, Widodo menyarankan agar asosiasi atau AVGI memberikan rekomendasi kepada pemerintah apabila warnet layak dan siap kembali beroperasi. Alasannya, di masa pandemi ini pemerintah harus bertindak cermat.

“Pemerintah akan mempertimbangkan dari berbagai paramater, salah satunya data lapangan. Dengan adanya rekomendasi akan memudahkan pemerintah melakukan evaluasi secara mendetail,” pungkas pria yang merupakan Koordinator Tim Bidang Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. []

Tags: e-sport
Previous Post

Lagi-lagi, DPR Aceh Kecolongan (Lagi)

Next Post

Merebut Simpati Rakyat Untuk Menyongsong Pilkada Mendatang

Next Post

Merebut Simpati Rakyat Untuk Menyongsong Pilkada Mendatang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

27/09/2026
Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

27/09/2026
HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

27/09/2026
Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

27/09/2026
Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

27/09/2026

Terpopuler

Wallet Codes Gandeng AVGI, Dukung UKM Warnet “E-Sport” Bangkit

16/07/2020

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Dipercaya Jadi Khatib di Kampung Sendiri, Dua Santri Al Zahrah Buktikan Hasil Didikan Pesantren

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com