Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Internet Jadi Masalah Infrastruktur Pendidikan di Aceh

Admin1 by Admin1
24/07/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA – Direktur Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Aceh, Marthunis Bukhari menyebut kebutuhan pendidikan di Aceh telah berubah. Gedung sekolah bukan lagi masalah infrastruktur yang paling dibutuhkan.

“Tapi permasalahan internet. Internet menjadi persoalan baru,” kata Marthunis dalam Webinar MEDIA ACADEMY dengan tajuk Equity and Inklusivitas Pendidikan Anak Di Masa Pandemi, Kamis, 23 Juli 2020.

Ia mengatakan, masih minimnya akses internet bukan permasalahan baru di Aceh. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), kata dia, menyebut penetrasi internet di Aceh hanya 50 persen.

“Angka 50 persen itu tidak bergerak dari tahun 2018. Jauh ketika kita melihat di Jawa yang sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.

Baca:KPAI: Banyak Siswa Stres Hingga Putus Sekolah karena Belajar Daring

Situasi ini pada akhirnya cukup menjadi masalah pembelajaran di masa pandemi virus korona (covid-19), karena pendidikan sangat mengandalkan internet. Akibatnya, terjadi kesenjangan dan kemampuan antar siswa ataupun sekolah.

“Di masa pandemi, keadilan jadi isu penting terutama dalam pemenuhan hak anak mendapatkan pengajaran yang layak dan berkualitas,” lanjut dia.

Marthunis mengatakan, keterbatasan ini bukan semata salah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang tidak mampu memfasilitasi dengan baik pendidikan bagi masyarakat. Justru, kata dia, masyarakat juga harus berinovasi untuk memperkecil kesenjangan pendidikan.

“Kita menghadapi badai yang sama, kesulitan yang sama. Di sini kita berbenah mulai dari satuan pendidikan masing-masing. Kita wujudkan praktik pendidikan yang baik,” ujarnya.

Sumber: medcom.id

Tags: acehinternet
Previous Post

Pembobolan ATM Sedang Marak di Lhokseumawe

Next Post

84 Pasien Positif Covid-19 Sembuh di Aceh

Next Post
Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Corona

84 Pasien Positif Covid-19 Sembuh di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Pintu Masuk Sabang

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Pintu Masuk Sabang

09/10/2026
Ohku, Ada 7.454 Laporan Scam Masuk dari Aceh

Ohku, Ada 7.454 Laporan Scam Masuk dari Aceh

09/10/2026
MUQ Aceh Selatan Borong Sederet Juara di EXPOSE III

MUQ Aceh Selatan Borong Sederet Juara di EXPOSE III

09/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 9

09/10/2026
PKB Dorong Pansus Ijazah Gibran, Golkar Sebut Hanya Cukup Panggil KPU

PKB Dorong Pansus Ijazah Gibran, Golkar Sebut Hanya Cukup Panggil KPU

09/10/2026

Terpopuler

Internet Jadi Masalah Infrastruktur Pendidikan di Aceh

24/07/2020

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

Plt Sekda Abdya Buka Laser Cup I di Lhung Asan, 30 Klub Tarkam Ambil Bagian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com