Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

6 Ribu Mobil Mewah di Aceh Rela Pakai Stiker demi BBM Subsidi

Admin1 by Admin1
29/08/2020
in Nanggroe
0
PKS Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

Ilustrasi petugas pengisian BBM mengisi bahan bakar kendaraan roda dua di SPBU, Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Banda Aceh – Sekitar 6000-an kendaraan roda empat keluaran terbaru di Aceh yang ingin mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, rela diberi tanda stiker BBM bersubsidi.

Program stickering (pemasangan stiker) BBM bersubsidi ini merupakan program Pemprov Aceh yang bertujuan untuk mencegah konsumsi BBM berlebihan. Dalam program ini rata-rata mobil yang ditempel stiker yaitu merek Toyota Kijang Innova Reborn, Honda Jazz hingga Pajero Sport.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo menyebutkan, selama sepekan terakhir jumlah kendaraan pengguna BBM bersubsidi yang ditempel stiker di Aceh mencapai 74.049 unit.

Untuk yang khusus premium terpasang di 29.359 unit, sedangkan untuk pengguna BBM jenis solar sebanyak 44.690 unit. Namun, dari jumlah itu, ada sekitar 2 ribuan pemilik kendaraan mewah keluaran terbaru yang turut mencicipi premium dan 4 ribu unit lainnya yang menggunakan solar bersubsidi.

“Sekitar 2 ribuan pemilik kendaraan mewah tetap rela memasang stiker yang bertuliskan ‘Bukan Untuk Masyarakat Yang Pura-Pura Tidak Mampu’ itu. Diantaranya mobil jenis Toyota Innova dan Honda Jazz. Sedangkan stiker solar, sekitar 4 ribuan terpasang di kendaraan modern masa kini seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Innova,” kata Roby Hervindo kepada wartawan, Jumat (28/8).

Pun, kata dia, berkat program stiker ini adapula sebagian pengguna kendaraan mewah yang dulu menggunakan BBM bersubsidi, kini urung dipasangi stiker. Mereka beralih pakai Pertalite, Pertamax, Dex atau Dexlite.

Ia menilai program ini berdampak pada konsumsi BBM. Dalam sepekan masa sosialisasi dan pemasangan stiker, tercatat penyaluran premium dan solar subsidi mengalami penurunan.

Konsumsi rata-rata harian premium pada tanggal 19 hingga 25 Agustus mencapai 454 ribu liter, turun dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 456 ribu liter.

Sebaliknya, konsumsi BBM berkualitas menunjukkan peningkatan. Konsumsi rata-rata harian Pertalite mencapai 1.083.000 liter per hari. Meningkat dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 1.039.000 liter. Pertamax juga naik, sebanyak 264 ribu liter per hari dibanding harian normal bulan Juli yang mencapai 234 ribu liter.

Kenaikan konsumsi ikut terjadi pada Dexlite. Pada sepekan pelaksanaan sosialisasi, konsumsinya mencapai 30 ribu liter per hari. Naik dibanding rata-rata harian normal bulan Juli sejumlah 15 ribu liter. Untuk Dex, konsumsi sebanyak 4 ribu liter per hari, sedangkan harian normal bulan Juli sebanyak 3 ribu liter.

Program pemasangan stiker BBM subsidi di Aceh menargetkan bisa memasang stiker pada 156 ribu kendaraan roda empat di Provinsi Aceh.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Cegah Corona, Kim Jong-un Tembak Orang yang Dekati Perbatasan

Next Post

Warga Usir 38 WNA dari Hotel di Nagan Raya Aceh

Next Post

Warga Usir 38 WNA dari Hotel di Nagan Raya Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

6 Ribu Mobil Mewah di Aceh Rela Pakai Stiker demi BBM Subsidi

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com