BLANGPIDIE – Program Bank Gala merupakan salah satu visi misi Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim SH untuk membantu masyarakat petani miskin yang terlilit gala (gadai) atas lahan sawah miliknya.
Karena persoalan ekonomi, banyak petani miskin di Abdya tidak dapat mengambil hasil dari sawahnya karena sudah dikuasai pihak lain dan tidak sanggup mampu menebus kembali sawahnya.
“Alhamdulillah, Bank Gala sudah mulai berjalan, kepada masyarakat miskin yang tersangkut gala (gadai) sehingga tidak dapat mengelola sawahnya selama ini silahkan datang ke Bank Gala di komplek Masjid Agung Baitul Ghafur Seunaloh,” tulis Akmal Ibrahim pada laman facebooknya, Selasa (17/11/2020).
Bank Gala dijadwalkan akan Launching pada bulan Desember 2020, sekaligus menyalurkan dana pada nasabah tahap pertama.
“InsyaAllah launching akan kita laksanakan di bulan Desember sekaligus dengan penyaluran dana kepada nasabah penerima,” ucap Akmal.
Besaran jumlah plafon pembiayaan yang diberikan kepada nasabah maksimal Rp 10 juta.
“Besaran dana yang dapat diberikan untuk tahap awal maksimal Rp 10 juta. Dana pembiayaan awal memang kecil, karena kita fokus kepada masyarakat petani miskin dulu,” ungkap Akmal.
Akmal juga mengatakan, jadwal pelayanan Bank Gala beroperasi Senin—Jum’at, mulai jam 09:00 – 15:30 Wib di kompleks Mesjid Agung Baitul Ghafur Abdya. Untuk dapat mengambil pinjaman ke Bank Gala ialah masyarakat petani yang memiliki KTP Abdya, dan melengkapi beberapa persyaratan.
“Harus petani miskin yang berdomisili di Abdya, dibuktikan dengan KTP asli. Semoga dengan kehadiran Bank Gala dapat memberi solusi kepada petani miskin Abdya,” imbuhnya.
Adapun persyaratan untuk mengambil pinjaman ke Bank ialah :
1. Foto Copy KTP.
2. Poto Copy KK.
3. Surat Keterangan Menggarap Lahan Sawah dari Keujrun Blang.
4. Bukti Kepemilikan Sawah.
5. Surat Keterangan Miskin dari Keuchik.
6. Pas Photo 4×6 sebanyak 2 lembar.
Reporter: Rusman










