Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Sebanyak 189 Orang Dirawat di Mamuju akibat Gempa Sulbar

Admin1 by Admin1
16/01/2021
in Nasional
0

Jakarta – Sebanyak 189 orang di Mamuju dilaporkan dirawat akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Barat pada Jumat (15/1).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan bahwa 189 orang itu dirawat karena mengalami luka berat.

Sementara itu, sekitar 637 orang di Majene juga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan rawat jalan. Selain itu, kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian.

Berdasarkan data BNPB per 16 Januari, pukul 02.00 WIB, sebanyak 42 orang meninggal akibat gempa di Sulawesi Barat ini.

BNPB juga mencatat sejumlah bangunan rusak di Mamuju, antara lain Rumah Sakit Mitra Manakarra rusak berat, RSUD Mamuju rusak berat, Pelabuhan Mamuju, dan Jembatan Kuning yang berlokasi di Takandeang. Di Majene, tercatat 300 unit rumah mengalami kerusakan.

Selain kerusakan bangunan, sebagian wilayah Mamuju belum menerima aliran listrik pascagempa. Di Majene, seluruhnya masih dalam kondisi padam listrik. Gempa juga menyebabkan longsor di sejumlah titik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Mamuju dan Majene merupakan jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake akibat aktivitas sesar aktif.

Kesimpulan itu didapat setelah memperhatikan lokasi pusat gempa atau episenter dan kedalaman hiposenternya, baik gempa signifikan pertama maupun yang kedua.

BMKG mengatakan gempa Magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1) merupakan gempa susulan. Gempa pertama yang menjadi pembuka atau foreshock dilaporkan terjadi pada Kamis (14/1) pukul 13.35 WIB dengan Magnitudo 5,9 di darat, pada jarak 4 kilometer (km) arah Barat Laut Majene dengan kedalaman 10 km.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Majene hingga Mamuju dengan skala IV-V MMI atau getaran hampir dirasakan semua penduduk.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa gempa di Majene berpotensi tsunami jika ada gempa susulan dalam waktu dekat. Dwikorita mengatakan ada potensi gempa susulan dengan kekuatan yang tinggi.

Masyarakat di Majene diminta untuk bersiaga dan siap evakuasi jika terjadi gempa susulan. Masyarakat juga diminta menjauh dari pantai ketika merasakan gempa susulan.

Persiden Joko Widodo Menteri Sosial, Tri Rismaharini, dan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo, juga saat ini telah berada di lokasi.

Saat ini, tim gabungan masih berusaha untuk menyelamatkan sejumlah warga yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan.

BNPB juga mengklaim telah mendistribusikan bantuan ke Mamuju dan Majene, antara lain empat helikopter dalam mendukung penanganan darurat, 8 set tenda isolasi, dan 10 set tenda pengungsi.

Mereka juga mengirimkan 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 masker kain, 700 dus mie sagu, dan 30 unit Genset 5 KVA.

BNPB juga mengerahkan dua unit helikopter Mi-8 yang akan diberangkatkan pada pagi hari ke Mamuju pada Sabtu (16/1).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tiba di Aceh, KMP Aceh Hebat 1 Lengkapi Formasi Laut Aceh Hebat

Next Post

Segera Disidang, Raffi Ahmad Juga Dipolisikan soal Protkes

Next Post
Raffi Ahmad Pamer Rumah Bujangan, Baim Wong Singgung Narkoba

Segera Disidang, Raffi Ahmad Juga Dipolisikan soal Protkes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

10/10/2026
Beru-Bujang Gayo, Jangan Absen! Nonton Didong Jalu Sriwijaya vs Kabinet di Banda Aceh

Beru-Bujang Gayo, Jangan Absen! Nonton Didong Jalu Sriwijaya vs Kabinet di Banda Aceh

09/10/2026
Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

09/10/2026
Rustam Effendi: Manfaat Hilirisasi Sektor Pertambangan bagi Aceh

Rustam Effendi: Manfaat Hilirisasi Sektor Pertambangan bagi Aceh

09/10/2026
Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

09/10/2026

Terpopuler

Sebanyak 189 Orang Dirawat di Mamuju akibat Gempa Sulbar

16/01/2021

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com