Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Macet Rp14.040 Kala Mata Uang Asia Tundukkan Dolar AS

Admin1 by Admin1
20/01/2021
in Ekonomi
0
Tak Kunjung Membaik, Rupiah Bisa Tembus Rp16.000 per USD

Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp15.720 dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (7/2) pagi. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

Jakarta – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.040 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Rabu (20/1) pagi. Posisi tersebut stagnan dari Selasa (19/1).

Sementara mata uang Asia lainnya justru menguat dari dolar AS. Won Korea Selatan menguat 0,22 persen, dolar Singapura 0,2 persen, baht Thailand 0,12 persen, ringgit Malaysia 0,11 persen, yen Jepang 0,1 persen, peso Filipina 0,07 persen, yuan China 0,05 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen.

Begitu juga dengan mata uang utama negara maju yang juga kompak berada di zona hijau. Dolar Australia menguat 0,19 persen, rubel Rusia 0,17 persen, euro Eropa 0,12 persen, dolar Kanada 0,11 persen, poundsterling Inggris 0,11 persen, dan franc Swiss 0,1 persen.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp14 ribu sampai Rp14.100 per dolar AS dengan kecenderungan menguat pada hari ini. Sentimen utama datang dari rencana pemberian stimulus fiskal dari pemerintahan baru di bawah Presiden Joe Biden.

Rencana stimulus itu kini berada di bawah tangan calon menteri keuangan AS, Janet Yellen. “Stimulus yang besar ini bisa membantu pemulihan ekonomi lebih cepat. Hal ini memicu minat pasar terhadap aset berisiko,” ucap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, Ariston mengatakan potensi pelemahan rupiah tetap ada, yaitu berasal dari tingginya kasus harian virus corona atau covid-19 di Indonesia.

“Kondisi yang terus menaik ini bisa memicu kebijakan yang lebih ketat terhadap pergerakan aktivitas ekonomi,” jelasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Hari Terakhir, Pemerintahan Trump Sebut Cina Lakukan Genosida Pada Muslim Uighur

Next Post

Aminullah Serahkan 11 Rumah Untuk Kaum Duafa

Next Post

Aminullah Serahkan 11 Rumah Untuk Kaum Duafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dek Fadh Temui Yusril Guna Perkuat Lobi Strategis untuk Aceh

Dek Fadh Temui Yusril Guna Perkuat Lobi Strategis untuk Aceh

09/10/2026
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Pintu Masuk Sabang

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Pintu Masuk Sabang

09/10/2026
Ohku, Ada 7.454 Laporan Scam Masuk dari Aceh

Ohku, Ada 7.454 Laporan Scam Masuk dari Aceh

09/10/2026
MUQ Aceh Selatan Borong Sederet Juara di EXPOSE III

MUQ Aceh Selatan Borong Sederet Juara di EXPOSE III

09/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 9

09/10/2026

Terpopuler

Tak Kunjung Membaik, Rupiah Bisa Tembus Rp16.000 per USD

Rupiah Macet Rp14.040 Kala Mata Uang Asia Tundukkan Dolar AS

20/01/2021

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Nyan, Piala Bupati Pidie 2026 Digelar 14–27 November, 23 Kecamatan Berebut Prestasi Sepakbola

Plt Sekda Abdya Buka Laser Cup I di Lhung Asan, 30 Klub Tarkam Ambil Bagian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com